News Room, Jumat ( 12/02 ) Tekad Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepertinya terus dilakukan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Seperti halnya untuk peningkatan PAD di sektor Pariwisata di tahun 2016 ini ditarget naik dari tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si menjelaskan, target PAD sektor Pariwisata pada tahun 2016 sebesar Rp. 280 juta, sehingga mengalami kenaikan sebesar Rp. 20 juta dibandingkan tahun 2015 lalu, yakni sebesar Rp 264 juta.
“Karena itu kami akan berupaya untuk memperoleh PAD tersebut dengan cara menaikkan dan mengegalr event-event untuk menarik minat pengunjung wisata,”ungkapnya.
Disamping itu tegas mantan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Sumenep ini, jika melihat harga karcis masuk di 3 lokasi tempat wisata, yakni Pantai Slopeng, Lombeng, dan Museum Keraton Sumenep hanya sebesar Rp. 2.000,00/orang. Dan itu termurah di dunia, sehingga pihaknya mengajukan kenaikan tiket masuk lokasi pariwisata untuk meningkatkan PAD. Yakni, akan menaikkan tarif karcis masuk 100 persen, menjadi Rp. 4.000,00/orang, sehingga kenaikan PAD melalui sektor Pariwisata bisa dicapai.
Disamping itu, dengan dinaikkan tiket masuk, juga akan berimbas pada upaya pengelolaan wisata, agar semakin baik. “Usulan keniakan tiket masuk tempat wisata itu sudah di-acc sama Bupati, dan baru akan diterapkan pada 2017 nanti,”tambahnya. ( Ren, Esha )