News Room, Senin ( 12/14 ) Untuk meningkatkan mutu pendidikan berbasis Culture, Universitas Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa Timur mendatangkan Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Dr. Mansyur Ramly sebagai narasumber di seminar yang digelar Unija.
Kehadiran Ketua BAN-PT di Kampus Cemara itu dalam rangka seminar yang bertemakan “Peningkatan Mutu Lulusan Perguruan Tinggi Melalui Evaluasi Internal dan Eksternal” yang digelar civitas academika tersebut. Mansyur mengatakan, bahwa Perguruan Tinggi (PT) khususnya swasta, harus mampu memacu mutu lembaga pendidikannya lebih berkwalitas.
Saat ini, masyarakat tidak lagi membedakan antara Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta. Terpenting, pimpinan Universitas itu mau memperhatikan akreditasi setiap program studi (prodi).
“Yang dilihat adalah mutu dari PT itu sendiri, salah satunya adalah akreditasi. Sudah waktunya, PT utamanya PTS menciptakan mutu Culture, untuk perkembangan Universitas tersebut,”kata Ketua BAN-PT, Mansyur Ramly, di Sumenep, Senin (14/12).
Menurutnya, dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi, salah satunya perlu peningkatan mutu dosen. Rendahnya mutu dosen itu tidak hanya terjadi di perguruan tinggi swasta, melainkan juga terjadi di perguruan tinggi negeri.
“Persoalan mutu dosen ini, harus dilakukan di semua Perguruan Tinggi, guna pertahankan kelangsungan Universitasnya. Bukan hanya di PT Negeri saja,”ujarnya.
Ia mengungkapkan, peningkatan mutu diinternal perguruan tinggi bukan hanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), melainkan harus bisa membangun lingkungan yang baik.
“Dosen maupun mahasiswa harus berdiskusi tentang keilmuan, bukan hanya berkumpul membicarakan yang kurang bermanfaat,”ungkapnya. ( Nita, Esha )