Media Center, Jumat ( 26/03 ) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) kembali menggelar Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) tingkat II angkatan II tahun 2021 yang telah berlangsung sejak tanggal 23 - 27 Maret 2021, di Hotel Melia Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dalam VKN yang digelar tahunan tersebut para peserta diagendakan melakukan visitasi ke-4 Pemerintah Kabupaten dan kota.
Pengarah Widyaswara Pemprov Jawa Timur, Abdul Malik mengungkapkan, empat wilayah pemerintahan yang dijadikan tujuan visitasi tersebut meliputi Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kulon Progo dan Gunung Kidul.
"Karena masih pandemi COVID-19 kegiatan visitasi ini dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat. Sedangkan jumlah pesertanya ada 60 orang yang dibagi ke dalam 4 kelompok yang melakukan visitasi ke Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul," ungkap Malik, Kamis (25/03/2021) kemarin.
Dalam agenda VKN ini, menurut Malik, para peserta juga diharapkan memiliki pengalaman dan pembelajaran tambahan, terkait inovasi yang dilakukan saat melakukan kunjungan ke beberapa daerah kabupaten dan kota tersebut.
“Agenda ini merupakan bagian dari proses belajar-mengajar sekaligus dalam rangka memberikan pengalaman untuk melihat, mendalami, dan menganalisa suatu masalah yang ada pada kondisi nyata di tiap daerah. Dengan begitu diharapkan para peserta bisa memberikan alternatif solusi, misalkan memang benar ada masalah yang harus diselesaikan," paparnya.
Ia menyebutkan, ada beberapa tujuan utama yang diharapkan dapat direalisasikan oleh para peserta dalam VKN. Salah satunya adalah menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi yang ada di tengah masyarakat.
"Diharapkan para peserta mempunyai kepekaan dan kepedulian sosial-ekonomi yang ada di tengah masyarakat. Sehingga bisa memberikan sumbangan pemikiran kepada beberapa pemerintah daerah kabupaten dan kota yang dituju saat visitasi," ungkapnya.
Malik menambahkan, agenda visitasi kepemimpinan nasional ini merupakan serangkaian kegiatan pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jatim. Dalam penyelenggaraannya mendapatkan pembinaan secara langsung dari instansi Pembina Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (RI).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (DIY), Baskara Aji kadarmanto, yang sebelumnya telah diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
Untuk itu, guna mendukung kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo menyampaikan materi tentang penggalian data yang dilaksanakan secara visual pada tanggal 25 Maret 2021 lalu.
"Harapannya, setelah memahami kearifan lokal, para peserta bisa memberikan rancangan inovasi dan rencana aksi melalui gagasan ide yang cocok bagi peningkatan kualitas, sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing daerah tersebut," pungkasnya.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, SH mengungkapkan, tidak dapat dipungkiri pemanfaatan teknologi digital sangatlah dibutuhkan dalam era revolusi Industri 4.0 termasuk juga dalam mitigasi bencana. ( Fer )