Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-03-2019
  • 1463 Kali

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Interaksi Sosial

Media Center, Selasa ( 26/03 ) Petugas kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) tidak sekedar meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti kemampuan teknis dan manajeman semata.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, menghadapi tantangan kesehatan harus disikapi secara tepat, sehingga petugas kesehatan jangan hanya sebatas mengembangkan kompetensi keahlian dan manajerial saja, melainkan harus mampu meningkatkan kepribadian dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat.

“Yang tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, adalah bagaimana interaksinya melayani masyarakat, seperti berkomunikasi, berempati, beretika, dan bersikap sopan-santun, serta penuh perhatian,” kata KH. A. Busyro Karim, pada Peresmian Gedung Rawat Inap Puskesmas Pasongsongan, Guluk-guluk dan Rubaru tahun anggaran 2018 yang dipusatkan di Puskesmas Pasongsongan, Selasa (26/03/2019).

Bupati menyatakan, petugas kesehatan perlu memiliki kemampuan interaksi sosial yang baik, supaya masyarakat yang membutuhkan pelayanan sangat senang dan puas. Contohnya, ketika dirinya masuk         ke ruang pelayanan Puskesmas Pasongsongan, seorang petugas ruangan dengan senyum ramahnya mengucapkan selamat datang, tentu saja penyambutan oleh petugas di ruangan itu sangat menyenangkan dengan komunikasinya yang sangat ramah dan santun.

“Saya berharap interaksi sosial yang terasa menyenangkan itu tidak hanya kepada Bupati saja, namun harus berlaku bagi semua masyarakat yang datang ke Puskesmas. Jangan sampai kalau masyarakat umum penyambutannya terkesan acuh tak acuh, dan tidak bersahabat, bahkan nada suaranya seperti orang marah,” imbuh suami Nurfitriana ini.

Peresmian Gedung Rawat Inap Puskesmas Pasongsongan, Guluk-guluk, dan Rubaru yang dipusatkan di Puskesmas Pasongsongan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti, serta pengguntingan pita oleh Bupati yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nurfitriana, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. Fathoni.

Bupati mengungkapkan, setiap Puskesmas memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus menjadi acuan dan pedoman pelayanan kesehatan, agar lebih baik dan prima. Bahkan, petugas kesehatan dalam menjalankan tugasnya harus dengan hati nurani, supaya pelayanannya memuaskan masyarakat.

“Saya berharap bekerja dengan ikhlas, supaya menjawab tantangan dengan kinerja terbaik melayani masyarakat,” pungkas Bupati dua periode ini. ( Yasik, Esha )