News Room, Senin ( 05/12 ) Setelah selesai melaksanakan pelatihan penguatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) di Kecamatan Kota, diharapkan para relawan serta para perangkat Badan Keswayaan Masyarakat (BKM), seperti Sekretaris, UPL,UPS, UPK, Banwas dan sebagainya, diharapkan dapat terus meningkatkan kinerjanya di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Ketua Pelaksana Pelatihan PNPM-Mandiri Perkotaan, SD. Hasyim usai penutupan Pelatihan di SMA NU Sumenep, Minggu sore (04/12) kemarin. Menurutnya, apa yang diperoleh dalam pelatihan setidaknya dapat memberikan wawasan tentang program pemberdayaan dan swakelola bagi para relawan dan pelaku PNPM-MP di masing-masing Desa/Kelurahan. “Setidaknya, para peserta pelatihan bisa lebih peduli terhadap berbagai persoalan kemiskinan di tengah-tengah masyarakat, sehingga lebih terketuk untuk turut serta bagaimana memberdayakan masyarakat miskin khususnya di perkotaan ini,”ujarnya. Dijelaskan, salah satu rentetan kegiatan setelah pelatihan PNPM-MP yakni dengan melaksanakan pelatihan yang sama dimasing-masing Desa/Kelurahan, baik kepada BKM hingga Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan masyarakat peduli di Desa/Kelurahan setempat. Sementara Ketua Tim Media Warga PNPM-MP Kecamatan Kota, Imam Risfandi juga menambahkan, nantinya masing-masing Desa/Kelurahan diharapkan mampu membuat Media Warga ala PNPM-MP, sehingga nantinya akan dibuat Buletin hingga Tabloid Media Warga di tingkat Kecamatan Kota. “Diharapkan melalui Media Warga itu bisa lebih banyak diketahui oleh masyarakat luas, termasuk para pemangku kebijakan di Dearah hingga Pusat, atas beberapa kegiatan yang dilakukan dimasing-masing Desa/Kelurahan,”ujarnya. Apalagi tegas Imam, para peserta itu sudah dibekali materi pembuatan Media Warga, sehingga tinggal bagaimana mengaplikasikan dalam bentuk kegiatan nyata. Sebab, hasil Media Warga diharapkan betul-betul karya nyata dilapangan. Sejauhmana pemanfaatan terhadap persoalan Tridaya, seperti bidang lingkungan, ekonomi dan sosial. Sebab, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pemanfaatan, hingga pemeliharaannya oleh masyarakat itu sendiri. ( Ren, Esha )