News Room, Senin ( 21/04) Setelah sebelumnya sukses dalam pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tahun 2007 lalu, dimana untuk Kecamatan Talango meraih 4 besar terbaik se Kabupaten Sumenep yang menerima PNPM, tahun ini kembali mendapatkan alokasi program PNPM tahap kedua. Menurut Fasilitator Teknis PNPM Kecamatan Talango, Panji Sapto, pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi di 8 Desa yang ada di Kecamatan Talango secara bertahap, diantaranya Desa Gapurana, Cabbiye, Kombeng, Poteran, Palasa, Essang, Padike dan Talango. Untuk program ini tegas Panji masyarakat dituntut siap merencanakan dan melaksanakan sendiri kegiatan yang ingin dilaksanakan di desanya secara mandiri. Sebenarnya program PNPM tersebut menurut Panji merupakan kelanjutan dari PPK yang kemudian menjadi PNPM Mandiri Pedesaan (MP). Karena itu diharapkan adanya peningkatan kepedulian semua unsur masyarakat yang ada di Desa, sebab keberhahsilan dari program itu dikembalikan kepada sumber daya manusia yang ada di desa itu sendiri. Menurut Panji, pihaknya hanya mengawal dan menfasilitasi segala hal yang berkaitan dengan aturan pelaksanaannya. Sedangkan program yang dilaksanakan sebelumnya secara umum menurut Panji sudah bagus. Yang paling penting harus tetap mengacu pada empat bidang, yakni bidang prasarana dasar ekonomi seperti sosial,pendididkan dan kesehatan, peningkatan kapasitas masyarakat dan simpan pinjang untuk perempuan (SPP), sedangkan Sosialisasi tersebut sudah dilaksanakan. Sementara itu Kades Poteran, RA.Saodah mengaku sangat merespon positip proram PNPM MD yang merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. Sebab program tersebut menurut Saodah memang dirasakan betul dampaknya bagi masyarakat desa yang memang mengharapkan sentuhan program seperti itu. Karena dengan program yang memberdayakan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaannya itu akan lebih tersentuh kepentingan masyarakat dibawah. Misalnya selama ini yang diinginkan masyarakat yakni jalan tembus antar dusun yang akan membuka akses dusun yang selama ini terisolir. Hal lain yang cukup mendesak menurut sosok Kartini dari Timur ini, di Dusun Gunung Malang dan Anggun selama ini masih sangat kesulitan air bersih. Sehingga masyarakat disana masih harus mencari air dengan jarak yang cukup jauh. Diakui Saodah, jika dari Dinas PU.Pengairan sudah melakukan survei kesana namun belum ditemukan sumber air yang diharapkan. ( Ren, Esha )