News Room, Sabtu ( 18/04 ) Dengan prestasi yang diraih Kelompok Tani Barokah Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-guluk dalam Lomba Agrobisnis Kedelai tingkat Jawa Timur dan menjadi Duta Jawa Timur ke tingkat Nasional, diharapkan akan lebih memotivasi petani lainnya untuk melakukan produktifitas tanaman kedelai, sebagai peluang usaha yang memiliki prospek cerah dimasa mendatang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. H. Hary Sudharmadji, MP. Menurutnya, upaya Pemerintah Pusat melalui Dinas terkait di Kabupaten dan Kota di Indonesia menekankan untuk memotifasi para petani, agar melakukan peningkatan agrobisnis yang memiliki potensial bagus bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat petani Indonesia. "Petani harus mengambil peluang ini, sebab kebutuhan dunia terhadap kedelai sebagai bahan baku biosel masih cukup tinggi, karena itu peluang produktifitas yang tinggi itu tidak disia-siakan oleh petani. Apalagi Indonesia sendiri akan mencanangkan untuk menghentikan impor kedelai dari luar, dan akan lebih meningkatkan produktifitas kedelai dalam negeri,"ujar H. Hary Sudharmadji. Disamping itu tegas H. Hary, dengan peningkatan produktifitas dan harga kedelai yang semakin tinggi, juga dapat menggerakkan usaha di sektor industri. seperti halnya industri tahu dan tempe yang selama ini masih sering mendatangkan dari luar daerah, karena produktifitas disini tidak memadai. Sebab, diakui H. Hary, ketergantungan petani terhadap komoditas tertentu seperti tembakau masih cukup tinggi. Padahal, peluang komoditas ini semakin tidak menentu. Disamping gudang pabrikan setiap tahunnya selalu over produksi dan harganya juga tidak jelas, karena bisa berubah setiap saat dan musim panen. ( Ren, Esha )