Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-06-2018
  • 555 Kali

Tingkat Kehadiran Pemilih Pilgub Jatim Di Sumenep Rendah

Media Center, Kamis ( 28/06 ) Tingkat kehadiran masyarakat pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, untuk Kabupaten Sumenep, Madura, rendah.

Sesuai data yang berhasil dihimpun media ini, tingkat partisipasi masyarakat Sumenep pada Pilgub Jatim 2018, hanya 60 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten paling timur pulau Madura ini.

Kondisi ini jauh dari target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, terkait tingkat partisipasi sekitar 70 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, A. Warits mengakui jika partisipasi masyarakat di wilayahnya pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Rabu (27/06) kemarin, tidak sesuai harapan.

"Kami memang menargetkan angka partisipasi masyarakat di Pilgub Jatim bisa 70 persen. Tapi realitanya hanya 60 persen," terangnya, Kamis (28/06).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah berusaha secara maksimal menyosialisasikan Pilkada Jatim di Kabupaten Sumenep dengan harapan angka partisipasinya bisa 70 persen.

"Tapi, sesuai hasil pemantauan di lapangan, memang cukup rendah tingkat kehadiran warga di Tempat Pemungutan Suara (TPS)," kata Abd. Warits.

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan oleh KPU pada Pilkada Jatim 2018, jumlah pemilih di Sumenep sebanyak 854.158 orang.

Sedangkan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Jatim di Sumenep sebanyak 2.400 TPS yang tersebar di 27 Kecamatan. Masyarakat Jawa Timur termasuk Sumenep telah menyelesaikan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Paslon (1) Khafifah Indar Parawansa - Emil Elistyanto Dardak dan paslon (2) Syaifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno. Hasil hitung cepat beberapa lembaga survei dimenangkan pasangan Khafifah Indar Parawansa. ( Nita, Fer )