Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-04-2018
  • 2444 Kali

Tim Sarkub Bani Itsbat Napak Tilas Leluhur Di Sumenep

Media Center, Rabu ( 04/04 ) Rombongan Tim Sarkub Bani Itsbat napak tilas sekaligus ziarah ke pasarean ulama-ulama sepuh Sumenep, sejak Senin (02/04).

Rombongan yang terbagi dalam empat mobil itu dipimpin oleh kiai-kiai muda dari wilayah tapal kuda, khususnya Kabupaten Jember. Seperti KH. Moh. Ali Muqit, KH. Ahmad Mundzir, dan lainnya.

"Ini sudah yang kesekian kali ke Madura. Namun baru kali ini ke beberapa titik di Sumenep," kata Lora Ali, panggilan KH. M. Ali Muqit pada Media Center.

Beberapa titik yang dimaksud Lora Ali ialah pasarean K. Khathib Paddusan, K. Khathib Sendang, dan Pangeran Sidingpuri di Desa Bangkal, Kecamatan Kota. Tim sempat sebelumnya "mendarat" di asta K. Khathib Bangel di Parongpong, Desa Kecer, Kecamatan Dasuk. Namun akhirnya kembali lagi, karena baru tahu kalau makam sesepuh Parongpong justru terlewati.

"Setelah mendapat kabar bahwa K. Astamana dan K. Andasmana juga di Parongpong, akhirnya tim kembali lagi, " imbuh cucu KH. Abdul Aziz bin Abdul Hamid bin Itsbat ini.

Setelah dari Parongpong, Tim Sarkub bertolak ke Asta Sendir. Yaitu ke makam K. Rahwan bin Andasmana. "Untuk sementara ini titik terakhir di napak tilas kali ini. Dan memang yang diutamakan ialah tokoh-tokoh yang berkaitan langsung atau leluhur Bani Itsbat, " kata Ra Ali.

Di edisi selanjutnya diagendakan khususnya ke Asta Lembung, Kecamatan Lenteng, dan Asta K. Abdullah Batuampar.

Bani Itsbat merupakan keluarga keturunan K. Itsbat, Banyuanyar Pamekasan. Dari tokoh ini bermunculan tokoh-tokoh agama di bumi Pamekasan khususnya, dan wilayah tapal kuda seperti Jember dan Probolinggo. Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Bata-bata Pamekasan, Ponpes Al-Wafa Tempurejo Jember, dan Ponpes Nurul Jadid Paiton merupakan tiga di antara beberapa bagian dari keluarga bani Itsbat. ( M. Farhan, Esha )