News Room, Selasa ( 08/04 ) Untuk mengantisipasi permasalahan yang terjadi saat relokasi pedagang Pasar Anom Baru yang terkena musibah kebakaran tahun kemarin, Tim Relokasi Pasar Anom Baru menggelar rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh perwakilan pedagang dari Paguyuban Pedagang Pasar Anom di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Senin (07/04) kemarin. Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si mengharapkan melalui rapat ini pelaksanaan relokasi pedagang yang akan dilakukan pada Rabu (09/04) besok berjalan lancar dan sesuai rencana. H. Djasmo berharap kepada pedagang untuk bersabar, karena penyerahan bantuan sebesar Rp. 750.000,00 kepada masing-masing pedagang korban, karena masih menunggu pengesahan dari Gubernur Jawa Timur. Menanggapi pertanyaan perwakilan pedagang berkaitan dengan penempatan lokasi lama pasca relokasi ketempat penampungan baru, Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. MD. Suparto, M.Si menegaskan, lokasi lama tetap boleh digunakan oleh pedagang pasar, namun nantinya saat renovasi toko/kios pasar di bekas kebakaran tersebut rencananya akan dimulai sekitar bulan Juli dan Agustus 2008 mendatang, maka 10 hari sebelum pelaksanaan akan diberikan surat pemberitahuan. Sedangkan jumlah tempat penampungan yang tersedia untuk pemilik toko akan disediakan lahan seluas 300 cm x 240 cm sebanyak 26 lokal, untuk pemilik stand akan disediakan lahan 180 cm x 300 cm sebanyak 32 lokal, dan untuk pemilik kios akan disediakan lahan seluas 150 cm x 240 cm sebanyak 47 lokal. ( Gun, Esha )