Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-10-2010
  • 505 Kali

Tim Pengawas DKP Jawa Timur Akan Kunjungi Sumenep

News Room, Rabu ( 06/10 ) Dalam waktu dekat, Tim Pengawasan Laut dari Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur akan melakukan pengawasan terpadu ke beberapa kepulauan di Sumenep. Rencana pengasan yang akan dilksanakan pada minggu ini, akan melibatkan dari DKP Kabupaten Sumenep dan Polair Kalianget. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Ir. Salimin Saat Wachdin, M.Si ketika ditemui News Room di Kantornya, Rabu (06/10). Menurutnya, rencana pengawasan yang akan dilakukan DKP Jatim bersama Tim terkait di Kabupaten Sumenep itu, juga akan datang kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pengawas Kelautan setempat. “Untuk persiapan pengawsan dari DKP Jatim kami juga sudah mempersiapkan beberapa staf untuk turun ke Pulau Sapeken yang akan menjadi tempat kujungan pertama,”ujar Salimin. Dijelaskan, dalam rangka pengawasan yang akan dilakukan DKP Jatim sebenarnya juga sudah dilakukan DKP Kabupaten Sumenep setiap periode bersama tim terkait. Namun, propinsi juga memiliki program kerja yang sama untuk melakukan pengawasan, khususnya di Kabupaten Sumenep yang memiliki pulau terbanyak di Jawa Timur. Disamping melakukan pengawasan di Pulau Sapeken, mereka juga akan melakukan pembinaan kepada masyarakat nelayan untuk lebih peduli terhadap lingkungan lautnya sendiri. Sebab, selama beberapa waktu ini, ditengara berbagai bentuk kejahatan dilaut, seperti potasium, bom ikan dan lainnya cukup marak. “Jadi, masyarakat disamping menjauhi bentuk perilaku kejahatan dilaut, juga ikut mengantisipasi dan menjaga kekayaan lautnya dari upaya jahat orang luar yang menghancurkan laut Sumenep,”tambah Salimin. Karena diakui, selama ini peralatan masyarakat kepulauan sendiri hanya tradisional dan sangat sederhana, dan memang banyak yang belum memiliki alat tangkap modern seperti para nelayan yang datang ke Sumenep. Hal itu sebenarnya cukup baik, namun memang perlu adanya alat modern yang lebih membantu nelayan mendapat penghasilan, lebih tanpa merusak ekosistim dilaut. ( Ren, Esha )