Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-10-2006
  • 701 Kali

TIM PENANGGULANGAN KELANGKAAN BBM SUMENEP LAKUKAN ANTISIPASI

Sumenep-Kominfo News Room : Dalam rangka mengantisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) mengahdapi Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun baru, Tim Penanggulangan Kelangkaan BBM Kabupaten Sumenep melakukan Rapat Koordinasi yang bertempat di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Rabu (18/10). Ketua PAM DKB KomPol. Drs. Jusup Sudarmodjo mengatakan, bahwa dari beberapa hasil kesepakatan rapat tersebut yang harus dilaksanakan yaitu terutama untuk kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas, karena BBM merupakan alat fital untuk kelancaran arus lalu lintas. Menurut Waka Polres Sumenep itu akan dilakukan pengecekan dan penjagaan serta pemantauan terhadap beberapa SPBU yang ada di Kabupaten Sumenep khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun baru, dengan mengharuskan SPBU untuk buka 1 x 24 jam. Ketika disoal SPBU mana saja yang dianggap rawan penyimpangan terhadap penyaluran BBM, menurutnya sementara ini belum ada yang dianggap rawan, namun ada beberapa SPBU yang dilakukan penjagaan, guna mengantisipasi orang-orang yang akan mendapat keuntungan dengan pembelian yang lebih dari ketentuan platfon rekomendasi yang ditetapkan oleh Tim Pemantau SPBU, termasuk penjagaan di beberapa Pelabuhan atau di tempat-tempat pendistribusian BBM untuk kebutuhan BBM Kepualauan. Pada kesempatan itu Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep Sumenep H. Ach. Sadik, S. Sos. mengatakan, bahwa nantinya, kelangkaan BBM tidak hanya pada Premium dan Solar saja, akan tetapi juga terhadap LPG dan Minyak Tanah akan mengalami kelangkaan, karena jata untuk Kabupaten Sumenep hanya dipatok sebanyak 65.000 liter per hari. Selanjutnya menurut H. Ach. Sadik, agar penjagaan dan pemantauan terhadap SPBU lebih efektif, pihaknya akan memberikan surat tugas insensip bagi para petugas pemantau. ( Soek, Esha )