Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-12-2017
  • 479 Kali

Tim Monev Pantau Bantuan Alkes Di RSUD Sumenep

Media Center, Jumat ( 15/12 ) Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memantau bantuan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2017, pada hari ketiga Jumat (15/12).

Pemerintah mengucurkan bantuan senilai Rp. 6,5 miliar melalui DBHCHT untuk pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Turun langsung memantau alkes tersebut, Ketua Tim Monev DBHCHT Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Hery Kuncoro dan Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sumenep, Moh Hanafi didampingi perwakilan 7 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyalur.

Hery menyampaikan, monev dilakukan untuk memastikan program bantuan yang didanai oleh DBHCHT di rumah sakit terealisir, sekaligus mengantisipasi penyimpangan.

"Anggaran yang dikucurkan melalui DBHCT untuk alkes di RSUD tahun ini kurang lebih Rp. 6,5 miliar dari total anggaran Rp. 32 miliar untuk 7 OPD,"katanya, Jumat (15/12).

Direkrut RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Fitril Akbar memastikan anggaran DBHCHT untuk instansinya terserap 100 persen, bahkan barang hasil pengadaan sudah diterima dengan baik.

"Adapun pengadaan alat kesehatan dari DBHCHT 2017 di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep diantaranya radiologi, ultrasonographi (USG) untuk paru, alkes anastesi, bed, termasuk 2 unit mobil ambulan,"paparnya.

dr. Fitril mengungkapkan, bantuan alat kesehatan DBHCT diharapkan dapat mendorong rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain ke RSUD, di hari ke 3 ini Tim Monev juga memantau bantuan peralatan meubel dan pelatihan penjahit, serta pelatihan pembuatan tahu. ( Nita, Esha )