Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-06-2021
  • 1696 Kali

Tiga Siswa SDN Pangarangan 3 Raih Prestasi Nasional

Media Center, Rabu ( 30/06 ) Meskipun dihadapkan pada banyak keterbatasan selama masa pandemi saat ini, namun prestasi yang membanggakan tetap disandang oleh siswa dan siswi SDN Pangarangan 3 Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.

Sesuai dengan prestasi SDN Pangarangan 3 yang menjadi sekolah rujukan nasional hingga prestasi siswanya khususnya di bidang literasi sebagai sekolah yang menerapkan program Inovasi.

Siswa berprestasi tersebut di antanya Aruna Nathya Anindiar, siswa kelas 4 yang berhasil meraih Juara 1 lomba mendongeng tingkat Nasional yang dilaksanakan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Ditemui saat latihan mendongeng dan nyanyi di sekolahnya, Aruna yang didampingi ayahnya Ahdiar Redi, mengaku memang senang menulis cerita. Bahkan, saat ini sudah punya satu buku Cerita Bergambar (Cergam) hasil kolaborasi dengan teman sekolahnya sebagai ilustrator gambarnya.

“Pengennya cepat-cepat bisa belajar langsung seperti sebelumnya tidak daring seperti saat ini, karena jika hanya di rumah terus belajarnya kurang semangat,” ungkap Aruna, yang senang mencoba aneka makanan dan bercita-cita menjadi Chef ini, Rabu (30/06/2021).

Diakui pula oleh sang ayah Ahdiar, jika demi putrinya pihaknya bersama istrinya sangat mendukung dengan menfasilitasi sarana dan prasarananya, agar anaknya bisa leluasa mencari jati dirinya dan mencari passionnya. Termasuk bagi tugasnya, ibunya Aruna juga lebih sering mendampingi untuk mengisi waktu belajarnya.

“Kami sebagai orang tua memang tugasnya menfasilitasi kemauan anak sesuai bakatnya dengan menfasilitasi sarana prasarana yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Bahkan, fasilitas untuk anaknya disediakan khusus mulai dari buku-buku bacaan, alat bermain, alat tulis menggambar, laptop dan sebagainya untuk mencari sendiri passionnya. Dan pihaknya bersyukur ketika berprestasi di akademi, namun di non akademi juga memiliki banyak prestasi seperti halnya mendongeng.

Sementara siswa berprestasi lainnya, Moh. Haikal Nur Wahyu Pratama, siswa kelas 3 yang baru naik kelas 4 ini meraih Juara 1 lomba baca puisi inspiratif tingkat Nasional yang dilaksanakan penerbit Erlangga.

Haikal, panggilan akrab anak yang punya cita-cita menjadi seorang Polisi ini mengaku mendapat support dari kedua orang tuanya dan guru di sekolah yang senantiasa membimbing dirinya untuk terus berprestasi.

Banyak prestasi yang diraihnya, mulai dari lomba fashion, lomba mewarnai hingga lomba mendongeng juga dilahapnya. Bahkan, juga sempat menjadi duta wisata Jawa Timur dengan kepiawaiannya di banyak bidang termasuk baca puisi inspiratif yang menghantarkannya sebagai juara I Nasional.

“Pokoknya Haikal ini mau tahu semuanya orangnya, ada lomba apapun mau diikuti, termasuk ketika ada latihan bersama temannya, dia akan mondar-mandir mencari tahu dalam rangka persiapan lomba. Pokoknya kalau diberi kesempatan dia akan ikut,” tandas Andi Lala, Guru SDN Pangarangan 3 yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep saat mendampingi Haikal.

Dan sang Ibunda Haikal, Putri Ratih Yunita Sari, menyampaikan harapannya agar putra kesayangannya ini bisa terus berprestasi, dan yang tidak kalah pentingnya menjadi anak yang sholeh, lebih berkembang serta lebih bermanfaat lagi untuk banyak orang.

Diharapkan pula Haikal bisa lebih mengembangkan potensi dirinya dan tidak mudah putus asa dan terus mau mencoba hal baru untuk pematangan pola pikir dan pemahaman tentang apa nantinya yang akan menjadi pilihan terbaik buat anaknya.

“Dengan prestasi yang diraih saat ini, semoga Haikal bisa menginspirasi teman-temannya dan anak-anak Indonesia lainnya untuk lebih mencintai lagi seni budayanya,” tandasnya.

Sedangkan siswa SDN Pangarangan 3 yang berprestasi baru-baru ini, yakni Aisyah Ibtisamah siswi kelas 4, dan kali ini sebagai peserta lomba desain poster digital SNSC 2021.

Ica, panggilan akrab siswi kelas 4 ini rupanya memang memiliki bakat sejak TK, bahkan sempat meraih beberapa penghargaan mewarnai. Selain itu juga memiliki kemampuan di bidang akademi seperti pernah meraih prestasi di bidang bahasa Inggris, Matematika dan lainnya.

Hal tersebut diakui Ibunda Ica, Sofiatul Atfi, jika anaknya memang suka mewarnai sejak TK, namun setelah mengenal HP Android rupanya bakatnya bisa dituangkan melalui teknologi digital ini. Bahkan, dengan kesukaannya tersebut setidaknya mengurangi Ica menggunakan HP untuk bermain-main seperti game online dan sebagainya.

“Tentunya kami sebagai orang tua akan selalu memotivasi anak untuk bisa berkembang dan memanfaatkan teknologi sesuai kemampuannya,” ungkapnya.

Diakui Sofiatul, rupanya Ica yang memiliki hobi renang dan bercita-cita menjadi Polwan ini bisa mengembangkan sendiri aplikasi yang ada di HP android, seperti menggunakan aplikasi untuk desain poster dan sebagainya. Termasuk menggunakan Youtube sebagai sarana penunjang bakatnya, yang rupanya subscribernya juga lumayan banyak.

“Semoga Ica semakin menguasai banyak keterampilan dan pengetahuan, sehingga membuahkan prestasi dan minimal berguna bagi dirinya dan untuk orang banyak,” tambahnya. ( Ren, Fer )