Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-08-2011
  • 552 Kali

Tetap Menjaga Kemurnian NU, Terjaga Dari Kepentingan Parpol

News Room, Kamis ( 11/08 ) Mengembangkan pendidikan keagamaan merupakan cita-cita KH. Asy ari, sejak masa santri di salah satu Pondok Pesantren Jucancang Kabupaten Pamekasan. Karena itu, Ketua Yayasan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Mambaul Ulum, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, terus berupaya menyelenggarakan pendidikan mulai tingkat Raudhatul Atfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA). “Hal itu dilakukan, agar pendidikan Islam terus berkembang dan sebagai siar agama Islam, sehingga ummat Islam tidak hanya mengejar pendidikan umum saja,”ujarnya. Bahkan tegas Kiai Asy ari, dirinya sangat tersentuh dengan nasehat dan amanah yang diberikan pengasuh pondoknya kala itu, yang menitipkan Nadhlatul Ulama (NU), agar terus dijaga kemurnian dan cita-cita mulia dalam mempersatukan ummat Islam sebagaimana yang diinginkan pendirinya KH. Hasyim Ashari dulu. Amanah tersebut sebenarnya sangat berat dan harus bisa dipegang teguh sebagai penerus ulama. Apalagi, saat ini gerakan NU sangat anti terhadap partai politik (parpol), sehingga seringkali mendapat tekanan dari partai politik yang berkuasa saat itu. Karena itu, menurut Kiai Asy ari, dengan berlinang air mata dirinya mengaku sangat berat ketika hendak meninggalkan pondoknya. Karena amanah yang diberikan oleh Kiainya, yakni agar betul-betul bisa menjaga NU sebaik-baiknya. “Mudah-mudahan NU kedepan akan tetap terlepas dari partai politik atau apapun yang bisa memecah belah warga hahdliyin,”tambahnya. Dengan 300 orang santri lebih yang ada di Ponpesnya, KH. Asy ari berharap akan terus tumbuh kader-kader nahdliyin yang tetap berpegang teguh pada Al-Qur an dan menjaga keutuhan ummat Islam sebagai Ahlusunnah Waljama’ah. ( Ren, Esha )