News Room, Selasa ( 09/09 ) Pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), Matwan (30), Warga Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, berujung di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sumenep. Saat pelaku membawa kabur motor milik pedagang bakso, Sahawi (45), warga Banasare, Kecamatan Rubaru, pada Selasa (09/09) pukul 06.00 pagi, diketahui warga dan langsung dikejar. Aksi pelaku pun terhenti ketika berjarak 50 meter, pelaku terjatuh dan meninggalkan motor curiannya. Warga pun terus mengejar hingga akhirnya pelaku menyelamatkan diri dengan cara masuk ke rumah Kapolsek Ambunten, IPTU Supardi melalui atapnya. “Maling itu memanjat mangga lalu melompat ke atap rumah pak Kapolsek. Setelah melepas 2 buah genting, maling masuk dan berlindung diatas plafon rumah,”terang Sarbini, warga setempat. Penghuni rumah pun terkejut saat massa mengepung dan terdengar teriakan “bakar, bakar, bakar pencurinya”. Kapolsek Ambunten IPTU Supardi akhirnya minta bantuan pengamanan ke Polres Sumenep. Sementara, Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko membenarkan jika mengamankan seorang pelaku pencurian motor. “Pelakunya sudah kita amankan. Dan aparat masih kita siagakan di rumah Kapolsek Ambunten, karena massa masih bertahan,"ungkapnya. Kapolres mengungkapkan, sesuai data pelaku curanmor itu sudah pernah terjerat kasus hukum yang sama. Informasi di lapangan, disaat meluncurkan aksinya, pelaku berpenampilan seperti pak haji. Selain menggunakan baju panjang, juga sorban warna biru berukuran panjang dililitkan dibagian kepala. Pemilik sepeda motor merasa kehilangan ketika anaknya memberitahukan jika ranmornya dibawa orang bersorban. Kontan korban pun berteriak maling yang langsung dikejar oleh warga sekitar. ( Nita, Esha )