News Room, Kamis ( 29/08 ) Sebanyak 134 warga Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, yang tertahan di Pelabuhan Kalianget akibat cuaca buruk, memilih tidak menyalurkan hak pilihnya (golput), pada Pilgub Jatim, 29 Agustus 2013. Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep sudah mengeluarkan kebijakan boleh mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) terdekat di Kecamatan Kalianget. Salah satu warga Kepulauan Masalembu, yang terlantar di Pelabuhan Kalianget, Mat Sadin, mengaku bahwa dirinya sengaja tidak mencoblos karena lokasi TPS berada diluar pelabuhan. “Kami tidak menggunakan hak suaranya selama tidak ada TPS di Pelabuhan Kalianget. Kami takut ketika datang ke TPS, barang bawaan akan hilang. Tidak ada yang menjaga barang kami,”katanya. Golputnya warga Masalebu di Pelabuhan Kalianget itu dibenarkan oleh Ketua KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) TPS 14 Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Saniman. Sesuai data yang di terimanya ada sekitar 97 warga kepulauan masalembu yang akan menggunakan hak suaranya di TPS-nya. “Tapi ternyata, sejak Kamis (29/08) pagi hingga hampir di tutup tidak ada satupun warga Kepulauan Masalembu yang berada di Pelabuhan Kalianget datang ke TPS-nya untuk menggunakan hak suaranya,”terangnya. Sementara, Ketua KPU Sumenep, Thoha Shamadi, mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya secara maksimal untuk mensukseskan Pilgub Jatim ini, mulai sosialisasi hingga solusi alternatif bagi warga yang berada diluar daerah dengan memutuskan cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan membolehkan warga Masalembu yang tertahan di Pelabuhan Kalianget mencoblos di TPS terdekat. “Kalau ternyata hasilnya diluar dugaan. Ya kami kembalikan lagi pada masyarakat. Karena masyarakat lah yang punya hak menyalurkan pilihannya atau tidak. Yang pasti, sosialisasi sudah gencar kami lakukan,”tegasnya. Ia berharap tingkat partisipasi masyarakat Sumenep pada Pilgub Jatim 2013 ini bisa lebih rendah dibandingkan pelaksanaan Pilgub Jatim 2008 lalu. “Berdasarkan data, angka golput (warga yang tidak menyalurkan hak pilihnya) pada Pilgub Jatim 2008 lalu, mencapai 37,95 persen atau 318.872 orang dari DPT sebanyak 840.350 orang,”ungkapnya. ( Nita, Esha )