News Room, Sabtu ( 27/08 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau warga masyarakat dan organisasi masyarakat tidak menghelat takbir keliling secara massal, pada Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah tahun ini. Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, MM, Sabtu (27/08) mengatakan, Pemerintah Daerah memang berharap warga masyarakat tidak mengadakan takbir keliling dengan mengendarai kendaraan bermotor. Namun, Pemerintah Daerah menginginkan warga masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah itu dengan menggelar takbir ditempat-tempat ibadah saja, yakni di masjid, musholla dan langgar. ”Pemerintah Daerah telah melayangkan surat pada masing-masing Kecamatan, agar memberitahukan pada pengurs masjid, mushalla dan langgar, bahwa Pemerintah Daerah pada tahun ini, tidak menghelat takbir keliling dengan kendaraan bermotor, sehingga kami meminta pengurus masjid, mushalla dan langgar, dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah, melaksanakan takbir dimasing-masing tempat ibadahnya.”tegasnya. Chainur Rasyid menyatakan, Pemerintah Daerah sengaja mengimbau elemen dan organisasi masyarakat untuk tidak menghelat takbir keliling dengan kendaraan bermotor, sebagai upaya untuk memfokuskan, agar luapan kegembiraan menyambut kemenangan Hari Raya Idul Fitri itu lebih khusuk. ”Selian itu, guna menghindari kemacetan arus lalu lintas di sepangjang ruas jalan diwilayah Kabupaten Sumenep, sekaligus menghindari sesuatu hal yang buruk terjadi pada peserta takbir kelililing,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )