News Room, Senin ( 21/04 ) Demokrasi yang diterapkan di Indonesia sudah mulai matang. Inilah yang patut diapresiasi dan diperhatikan oleh para elite politik di negeri ini, khususnya bagi mereka yang terpilih untuk menjadi wakil rakyat. Kalah dan menang, terpilih atau tidak, merupakan hal yang biasa dalam berdemokrasi, sebab pesta demokrasi diadakan memang untuk memilih wakil rakyat yang siap mengemban amanat rakyat. Hal tersebut disampaikan mantan Kepala Desa Pangarangan, Miskun Legiyono kepada News Room, Senin (21/04) menuturkan, bagi yang kalah atau yang menang harus tetap bersyukur. Harus tetap siap menerima kenyataan yang dihadapi, dan yang terpenting jangan mengkhianati anamat demokrasi itu sendiri. Ia menuturkan, dengan tidak terpilihnya sebagai wakil rakyat, bukanlah akhir dari pengabdian mereka terhadap bangsa dan negara tercinta ini. Sebab, pengabdian diri pada bangsa ini tidak hanya terbatas pada elite formal. Kita harus tetap mengabdi pada Ibu Pertiwi demi kesejahteraan rakyat secara keseluruhan. ( JuP-01, Esha )