News Room, Kamis ( 15/01 ) Seiring turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar sejak tanggal 15 Januari 2009, Pemerintah Kabupaten Sumenep belum bisa memastikan untuk juga menurunkan tarif angkutan umum. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminullah, MM mengatakan, pihaknya hingga detik ini tidak bisa memastikan untuk menentukan penurunan tarif angkutan umum, sebab masih menunggu petunjuk Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Seiring menurunnya harga BBM memang sudah ada rencana untuk juga menurunkan tarif angkutan, namun yang pasti pihaknya tidak bisa menentukan presentase penurunnya. ''Kita tidak bisa memprediksi penurunan tarif angkutan itu berapa persen, dan sebaiknya tunggu saja petunjuk dari pusat, sebab menurunkan tarif angkutan selian mempertimbangkan harga BBM, juga masalah harga suku cadang kendaraan,"tegasnya. H. Achmad Aminullah berharap, masyarakat pengguna jasa angkutan umum untuk bersabar, jika tarif angkutan masih berlaku harga yang lama. Pihaknya berjanji, jika sudah menerima petunjuk, maka segera membahas tarif angkutan baru bersama pihak-pihak terkait. ( Yasik, Esha )