News Room, Selasa ( 20/05) Komitmen Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, untuk memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 23 Juli mendatang, memang membutuhkan sikap tegas dan penuh kehati-hatian. Partai yang dikomandani KH. Unais Ali Hisyam ini akan menerapkan sanksi tegas bila kadernya tidak menyelamatkan kebijakan partai yang mencalonkan Dr. Achmadi pada Pilgub Jatim. KH. Unais Ali Hisyam mengaku, banyak kader PKB yang diduga akan membelot pada figur lain. Baik secara diam-diam maupun secara terang-terangan. "Saya akan memecat kader PKB yang tidak mendukung keputusan partai dalam Pilgub Jatim," tegas Unais Ali Hisyam kepada wartawan. Menurutnya, indikasi kader PKB akan membelot pada figur lain, karena calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur yang dicalonkan berbagai partai lebih banyak yang mengklaim orang Nahdlatul Ulama (NU) maupun kader muslimat. Namun, bila semua orang memahami jika PKB dan NU tidak dapat dipisahkan dan mengacu pada kontrak politik sejak PKB dilahirkan NU, maka hanya figur PKB yang sudah jelas milik warga NU Jawa Timur. Bahkan, KH. Unais yang juga Ketua Komisi B DPRD Sumenep ini optimis, Dr. Achmadi yang berpasangan dengan Suhartono bakal memenangkan Pilgub Jatim mendatang, selain mesin politik partai sudah berjalan, juga figur PKB akan menjadi kuda hitam. "Saya yakin Dr. Achmadi akan menudulang suara terbanyak pada Pilgub Jatim mendatang," terangnya. ( Nita, Esha )