Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-07-2008
  • 711 Kali

Temukan Sumur Aspal Di Sumenep

News Room, Kamis (17/07) Warga Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, kembali geger. Sumur milik warga setempat yang rencananya akan dibuat untuk kebutuhan menyiram tembakau, mengeluarkan aspal bercampur air. Penemuan sumur aspal kali ini berdekatan dengan sumur warga yang mengeluarkan minyak mentah bercampur bensin yang ditemukan sebelumnya. Sumur apsal yang mempunyai kedalaman 2 meter itu kini dalam pengawasan Pemkab setempat. Kasie Migas Kantor ESDM Kabupaten Sumenep, Drs. Maskur Sa’idi menuturkan, sumur milik warga yang rencananya akan dijadikan sumur tembakau tiba-tiba mengeluarkan aspal bercampur air. "Sumur warga itu mengeluarkan aspal hitam kental bercampur air," terangnya. Maskur mengatakan, sumur yang mengeluarkan aspal itu, kali pertama ditemukan Ahmat (50) warga setempat, pada saat menggali tanah untuk membuat sumur. Dan penemuan sumur aspal sangat mungkin berhubungan dengan sumber minyak mentah sebelumnya, sebab letaknya hanya 300 meter. Sedangkan jarak ke sumur tua peninggalan Belanda sekitar 1 kilometer. Untuk memastikan berapa besar kandungan aspal di sumur tersebut, Pemkab Sumenep akan melakukan koordinasi dengan ESDM Jawa Timur dan pusat. "Dalam waktu dekat ini akan dilakukan survey," katanya. Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM mengaku akan mengirim sampel dari aspal dan minyak mentah bercampur bensin yang ditemukan warga itu ke pusat, agar di tes ke laboratorium. "Kalau secara kasat mata, aspal dan minyak mentah itu kwalitasnya bagus,"ujarnya. Wabup menjelaskan, melalui survey yang akan dilakukan Kementrian ESDM, akan diketahui berapa kandungan dari dua sumur tersebut. Jika, kandungannya banyak, maka tidak menutup kemungkinan akan dikelola oleh pusat. "Pengelolaan Migas itu masih ditangani pusat, tapi kalau kandungannya sedikit mungkin dilimpahkan ke daerah," tegasnya. ( Nita, Esha )