News Room, Selasa ( 27/10 ) Sebanyak 7 kelompok tani dari berbagai Desa di Kecamatan Saronggi, Bluto dan Lenteng, Selasa tadi pagi (27/10), mengikuti pertemuan lapangan (temu lapang), di Desa Talang Kecamatan Saronggi. Kelompok Tani ini memang diundang Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, untuk melihat langsung budidaya buah naga oleh Kelompok Tani Albarokah. Kepala Dishutbun Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Sumberdaya dan Penyuluhan, Daryoko, SE, kepada News Room disela-sela kegiatan temu lapang tersebut mengatakan, tujuan pelaksanaan temu lapang tersebut, untuk memajukan peran kelompok tani, Selain itu, selanjutnya bisa menyerap secara langsung materi dan praktek di lapangan untuk dipraktekkan di tempatnya. “Kegiatan temu lapang memang cara yang paling efektif. Sebab, jika dilakukan melalui sosilisasi dan pembinaan malah kurang mudah diterima oleh petani. Sedangkan dengan temu lapang seperti ini maka petani bisa menanyakan langsung apa yang dilihat saat itu,†ungkap Daryoko. Lebih lanjut, Daryoko menjelaskan, tanaman buah naga yang dibudidayakan oleh kelompok tani Albarokah, merupakan bantuan dari Dishutbun Kabupaten Sumenep tahun 2008 lalu. Dan setelah 11 bulan berjalan sudah bisa berbuah dengan baik. Karena itu, pihaknya memilih kelompok tani Albarokah sebagai tempat untuk memberikan bekal secara langsung kepada calon penerima bantuan bibit buah naga tahun 2009 ini. Dan diharapkan, melalui keterangan yang diberikan melalui penyuluh lapangan dan kelompok tani Albarokah, selanjutnya bisa menjadi bekal untuk melaksanakan cara yang sama di kelompoknya masing-masing. ( Ren, Adjie )