Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-10-2011
  • 1025 Kali

Tembakau Tegal Gunung Habis, PT. Gudang Garam Tutup

News Room, Senin ( 17/10 ) PT. Gudang Garam di Sumenep, sejak Senin (17/10) ini, secara resmi tutup atau menghentikan pembelian terhadap tembakau. Wakil Kuasa Pembelian Tembakau PT. Gudang Garam di Sumenep, Freddy Kustianto menjelaskan, ditutupnya Gudang Garam ini, dikarenakan habisnya tembakau tegal gunung dan gunung. “Kalau tembakau tegal gunung dan gunung sudah habis, otomatis kami tutup gudang. Karena, tembakau itulah yang kami serap. Saat ini, tembakau yang ada tinggal sawah. Tidak mungkin kami membeli tembakau tersebut, sebab tidak sesuai kriteria,”kata Freddy, pada wartawan di Gudang Garam Sumenep, Senin (17/10). Freddy juga mengemukakan, alasan khusus ditutupnya Gudang Garam ini, dikarenakan pembelian tembakau melebihi target. “Awalnya, kami ditarget membeli tembakau sebanyak 3.800 ton. Tapi, ternyata jumlah tembakau yang diserap kami pada tahun 2011, melebihi target hingga mencapai 5.222 ton, dari dua gudang yakni di Desa Gung-Gung, Kecamatan Batuan, dan di Kecamatan Guluk-guluk,”terangnya. Harga tembakau yang diserapnya tahun ini, kata Freddy, tertinggi mencapai Rp. 40.000,00 per-kilogram, sedangkan harga rata-rata sebesar Rp. 37.000,00 per-kilogram. “Kualitas tembakau tahun ini memang bagus, sehingga mendongkrak harga pembelian,”ungkapnya. Meski demikian, Freddy meminta pada warga Sumenep, supaya tidak tergoda pada keberhasilan panen tembakau tahun ini. “Kami menghimbau masyarakat Sumenep, pada tahun 2012 mendatang, agar tidak melakukan penanaman tembakau secara besar-besaran. Karena, akan mempengaruhi terhadap harga itu sendiri, dan bisa berdampak over produksi,”pungkasnya. ( Nita, Esha )