News Room, Jum’at ( 30/04 ) Untuk menekan kerusakan ekosistem laut akibat tindakan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak dan potassium, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep dan Jawa Timur, menggelar inisiasi percepatan pengembangan Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD). Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Eriyono mengatakan, untuk meminimalisir dan memulihkan ekosistem laut yang kondisinya memperhatinkan akibat tindakan pengeboman ikan, salah satunya dengan jalan pengembangan kawasan konservasi laut daerah. Pengembangan kawasan konservasi laut daerah melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang peduli terhadap lingkungan, untuk mengajak masyarakat menjaga dan mengelola ekosistem, bahkan sekaligus memperbaiki ekosistem laut yang rusak. â€ÂIni jalan yang terbaik untuk memulihkan kondisi ekosistem laut yang rusak, guna menjaga keseimbangan ekosistem untuk kehidupaan generasi dimasa mendatang,â€Âtegasnya. Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Ir. Salimin Saad Wachdin menyatakan, untuk mewujudkan pengembangan kawasan konservasi laut daerah, pihaknya harus berkoordiansi dulu dengan pihak-pihak terkait, termasuk adanya Peraturan Bupati. â€ÂUntuk pembentuka pengembangan kawasan konservasi laut daerah, kami merencanakan di pulau Sepanjang Kecamatan Sapeken.â€Âungkapnya. Salimin Saat Wachdin mengungkpakan, untuk kepulauan yang direncanakan pembetukan pengembangan kawasan konservasi laut daerah, dilakukan secara bertahap. ( Yasik, Esha )