News Room, Sabtu ( 19/11 ) Keberhasilan Polres Sumenep dalam pemberantasan kasus Narkoba di Sumenep, mendapat reaksi aktifis Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (P2NOT) Kabupaten Sumenep. Hal itu ditandai dengan pemberian penghargaan Piagam Madya Anti Narkoba oleh Ketua P2NOT Sumenep, Zamrud Khan kepada Kapolres Sumenep, AKBP Dirin di Mapolres Sumenep, Sabtu (19/11). Sesaat sebelum memberikan penghargaan, Ketua P2NOT, Zamrud Khan yang didampingi para aktifis anti narkoba dan Sweet Models dihadapan Kapolres Sumenep dan seluruh jajarannya di halaman depan Mapolres Sumenep mengungkapkan, penghargaan kepada Polri, khususnya Polres Sumenep merupakan bentuk apresiasi P2NOT atas keberhasilan Polres Sumenep dalam menggulung bandar besar narkoba di Sumenep. “Karena ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi jajaran Polres Sumenep yang berhasil menangkap pelaku pembawa Narkotika jenis shabu seberat 21,1 gram, yang merupakan terbanyak setelah sebelumnya Polres Bangkalan.”ujarnya. Karena itu, tegas Zamrud, pihaknya sebagai lembaga yang peduli terhadap persoalan narkoba, berharap agar Polres Sumenep dibawah pimpinan Kapolres yang baru, AKBP Dirin dapat lebih gencar lagi memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya. “Disatu sisi kita bangga dengan tertangkapnya pengedar narkoba yang menyengsarakan masyarakat itu, namun disisi lain menyesalkan karena Sumenep ternyata cukup banyak pengguna narkoba, yang secara geografis banyak Pondok Pesantren dan sebagainya,”ujarnya. Sementara Kapolres Sumenep, AKBD Dirin mengaku sangat berterima kasih kepada P2NOT yang telah mengapresiasikan bentuk kepeduliannya terhadap persoalan narkoba di Sumenep. Menurutnya, penghargaan yang diberikan bukan untuk dirinya sebagai Kapolres Sumenep, namun, kepada anggotanya yang telah berhasil menangkap pelaku pengedar narkoba di Suemnep. “Terima kasih atas dukungannya, sehingga kami lebih giat untuk memberantas kasus narkoba di Sumenep, karena itu dukungan dan partisipasi masyarakat sangat berharga bagi kami dalam menjalankan tugas tersebut,”tambahnya. ( Ren, Esha )