Media Center, Jumat ( 13/07 ) Berkaitan dengan kondisi kekeringan air yang menimpa sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep berharap agar masyarakat setempat melaporkan langsung ke BPBD melalui usulan dari Kepala Desa setempat.
Hal tersebut ditegaskan Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Dr. Abd. Rahman Riadi, M.Si, mengingat keterbatasan petugas dalam melakukan peninjauan ke sejumlah wilayah kekeringan.
“Jadi, kami melakukan bantuan air bersih sesuai dengan usulan dari masyarakat melalui Kepala Desanya,” ungkapnya, Jumat (13/07).
Sebab, menurut Rahman, dalam setiap kegiatan yang dilakukan instansinya juga harus ada bukti, sehingga dengan adanya usulan tersebut, pihaknya bisa menindaklanjuti dengan kroscek lapangan.
Rahman menambahkan, dalam rangka penanganan kekeringan dalam jangka panjang, pihaknya juga berkoordinasi dengan OPD terkait hingga PU Cipta Karya Provinsi Jawa Timur untuk melakukan program pengeboran di sejumlah wilayah yang memiliki potensi air.
“Namun, untuk Desa yang tidak memiliki potensi air, disarankan melakukan koordinasi antar Desa dengan Desa yang memiliki potensi air, seperti melakukan penyambungan perpipaan, sehingga persoalan air di Desa tersebut juga bisa teratasi,” tambahnya. ( Ren, Esha )