Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-03-2009
  • 902 Kali

Tangan Kapolsek Kangayan Nyaris Putus Diserang Warga

News Room, Senin ( 30/03 ) Gara-gara tidak terima penangkapan kayu hutan yang dianggap illegal loging, sekitar 200 orang lebih dengan menggunakan 3 mobil pick up dan 1 truk, tiba-tiba menyerang kantor Polsek Kangayan (Polsek Persiapan di Pulau Kangean), Senin (30/03). Mereka menyerang Polsek dengan cara membacok dengan menggunakan senjata tajam. Tujuannya agar polisi melepas mobil yang berisikan kayu hutan Kangean yang terjaring dalam operasi. Saat warga menyerang Polsek, sempat terdengar tembakan peringatan, namun, tidak diindahkan oleh warga. Justru mereka membabi buta membacok anggota Polsek. Akibatnya, Kapolsek Kangayan, Aiptu Tahir Sungkono terkena sabetan parang panjang di bagian pergelangan tangan kiri. Bahkan, jari kelingnya nyaris putus. Saksi mata, Joni (39) warga setempat mengatakan, warga yang menyerang kantor Polsek itu diduga ada provokatornya. Sebab, sopir dari mobil yang mengangkut kayu illegal loging yang diminta untuk dilepas itu ada anak dari salah satu staf pegawai Perhutani. “Warga yang menyerang kantor Polsek itu ada yang menggerakkan. Tujuannya, agar yang tertangkap polisi saat membawa kayu hutan Kangean itu dilepas,”terang Joni, ketika dihubungi melalui jaringan telepon, Senin (30/03). Melihat banyaknya massa yang menyerang kantor Polsek, akhirnya anggota Polsek Kangayan melarikan diri. Sedangkan, yang terluka langsung dievakuasi dengan menyeberang laut yakni ke pusat kesehatan masyarakat Desa/Kecamatan Sapeken untuk mendapatkan perawatan. Sementara, Kapolres Sumenep, AKBP H. Umar Effendi membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian itu memang benar dan anggota saya terluka,”ujarnya. H. Umar Effendi menjelaskan, anggota Polsek Kangayan sedang melakukan patroli rutin dan menemukan warga yang sedang mengangkut kayu hutan. Saat diperiksa, tidak dapat menunjukkan dokumen resmi, sehingga dimintai keterangan di kantor Polsek. “Saat pemeriksaan berlangsung, tiba-tiba ada warga yang menyerang polsek. Padahal, anggota masih memeriksa sopir dan orang yang membawa kayu yang diduga hasil ilegal loging,” terangnya. Hingga saat ini petugas belum menangkap pelaku penyerangan ke kantor Polsek. Sedangkan Kapolsek Kangayan, Aiptu Tahir Sungkono masih dalam perawatan tenaga medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kepulauan Sapeken. ( Nita, Esha )