Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-09-2012
  • 513 Kali

Tanamkan Berpikir Baik Untuk Menghasilkan Yang Baik

News Room, Rabu ( 05/09 ) Sebanyak 947 guru, Kepala Sekolah dan Pengawas dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dilakukan pengukuhan, pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah, di Pendopo Agung Sumenep, Rabu (05/09). Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada kegiatan tersebut berharap agar para guru dapat berfikir dan melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga hasilnya nanti juga akan baik. Hal itulah yang perlu terus ditanamkan juga kepada anak didiknya. “Yakinlah jika kita berpikir baik, maka hasilnya juga akan baik. Jika berpikir bagaimana Sumenep untuk menjadi hebat, maka Sumenep akan menjadi Kabupaten ynag hebat,”ujarnya. Karena itu, untuk menjadikan Sumenep menajdi hebat, perlu melakukan suatu hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Dan untuk merubah sesuatu hal yang besar harus dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Jadi, untuk merubah dunia menjadi baik, harus di mulai dengan diri sendiri, keluarga, masyarakat hingga berhasil merubah sesuatu menjadi maksimal. Karena Tuhanpun tergantung persepsi kita. Jika persepsi kita baik maka baik pula hasilnya, namun jika sudah memiliki persepsinya tidak bisa maka akan tidak bisa. Karena itu Bupati berharap khususnya kepada para guru di Sumenep betul-betul harus memiliki niat yang tulus untuk mendidik anak-anak bangsa ini, agar menjadi orang yang berguna kelak untuk memperbaiki bangsa yang dimulai dari saat ini. Disamping itu guru diharapkan dapat menepis tantangan yang ada. Karena sesuai dengan hasil evaluasi adanya sertifikasi bagi guru ternyata hasilnay tidak sebanding lurus dengan hasil yang ada, baik peningkatan kinerjanya maupun kedisiplinan sumber daya manusianya Dijelaskan pula, dari data yang ada guru di Sumenep dari 569 guru mayoritas banyak didaratan. Padahal tantangan untuk memajukan kepulauan juga penting, sehingga tidak sampai banyak tercecer dan tertinggal dengan daratan. Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumenep, R. Titik Suryati, SH, MH menjelaskan, dari 947 guru yang dilakukan pengukuhan, pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, yakni sebnyak 503 yang diundang dalam pengukuhan tersebut. Dari 947 guru tersebut rinciannya yakni, guru yang di mutasi dan promosi sebagai Kepala SMPN, SMAN, SMKN sebanyak 25 orang, guru yang dimutasi mutasi sebagai Kepala Sekolah SDN sebanyak 73 guru, sebagai PLT Kepala Sekolah SDN sebanyak 351 guru, mutasi dan pembertian Kepala SMPN, SMAN, SMKN sebanyak 7 guru dan mutasi pemberhentian Kepala SDN sebanyak 299 guru. Disamping itu juga dilakukan mutasi guru SDN yang kena dampak regrouping sebnayak 138 guru, tenaga yang diangkat sebagai tenaga fungsional pengawas sebanyak 53 orang dan penilik 1 orang. Serta sejumlah guru yang belum dikukuhkan sebagai Kepala Sekolah belum dilakukan karena harus menempuh pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu selama 100 jam dan opservasi lapangan selama 3 bulan. “Hal itu sesuai dengan Peraturan Kementerian Pendidikan Nomor 28 tahun 2010 yang diantaranya untuk menumbuh kembangkan jiwa kepemimpinan, minejerial, suvervisi dan social,”tambahnya. ( Ren, Esha )