Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-09-2012
  • 800 Kali

Tanaman Di Kawasan Hutan Kota Banyak Yang Mati

News Room, Jumat ( 07/09 ) Musim kemarau panjang tahun ini membuat sejumlah pepohonan yang berada dikawasan hutan kota Sumenep mulai banyak yang layu dan mengering, sehingga sebagian tanaman hutan kota ada yang kering dan mati, bahkan ada sebagian yang terbakar. “Terpaksa kami lakukan penyiraman secara swadaya, serta mengganti sejumlah pohon yang mati dengan bibit baru.”Ujar Kepala Bidang Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Ismail, SP, M.Si. Diakui, anggaran untuk pemeliharaan kawasan hutan kota tidak dialokasikan oleh Kementerian Kehutanan, sehingga pihaknya melakukan penyiraman secara swadaya. Hal itu untuk mempertahankan keberadaan hutan kota yang terletak di Desa Kebunagung Kecamatan Kota Sumenep. Dijelaskan, kawasan hutan baru sekitar 3,5 hektar, dengan tanaman per-hektar 500 pohon. Dari hasil evaluasi sementara, memang 20 persen diantaranya pertumbuhannya kritis, hal itu selain karena musim kemarau, lahannyapun berupa tanah berbatu. Sedangkan macam-macam pepohonan yang ada di hutan kota cukup beragam, mulai dari pohon akasia, mahoni, gelodokan, pohon jati, termasuk juga pohon kayu putih. “Kami akan berupaya untuk mempertahankan sekitar 80 persen tanaman yang mulai tumbuh dan setiap minggu melakukan pemantauan, untuk mengganti pohon yang mati, kecuali pohon yang memang memasuki masa musim gugur,“tambahnya. ( Ren, Esha )