News Room, Senin ( 06/02 ) Takmir Masjid Al-Kautsar Perumnas Giling Pamolokan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1431 Hijriyah di Masjid Al-Kautsar Desa Pamolokan, Minggu (05/02) kemarin. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menghadirkan penceramah profesional, KH. D. Zawawi Imron mengatakan, momentum penting untuk menyimak perjalanan kehidupan Rasulullah dan pada hakekatnya kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan kehidupan Ummat Muslim dalam masyarakat. Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mempunyai rasa tanggung jawab untuk melaksanakan dan meningkatkan ibaadah pada Allah SWT, dan dapat meneladani tingkah laku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya KH. Zawawi Imron bersenandung “Telah terbit bulan purnama dari celah bukit wadak, kita wajib bersyukur dan kembali kepada Allah. Engkau bagaikan sang surya. Pudarlah semua cahaya, karena wajahmu yang mulia Nabi Muhammad diutus Allah untuk seluruh mahluk”. Banyak tokoh dunia yang mengagumi Nabi Muhammad, termasuk Bung Karno ketika berziarah ke makam Nabi Muhammad tiba-tiba secara mendadak sekujur tubuh Bung Karno dari ujung rambut ke ujung kaki bergetar dan tiba-tiba lumpuh kakinya. Sepulangnya ke tanah air, Bung Karno menulis bukunya berjudul Mencari dan Menemukan Tuhan, kata Bung Karno, Aku laksana kerikil yang tidak berharga sama sekali, sedang Nabi Muhammad laksana berlian. Namun aku ingin dekat dengan beliau agar aku mendapat cahaya dari cahaya berlian itu. ( JuP-01, fery )