Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-07-2010
  • 449 Kali

Tak Diangkat PNS, Pemilik Lahan Segel SDN Tambaagung Barat

News Room, Senin ( 26/07 ) Gara-gara kecewa tidak diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sumenep, Mursidi yang mengklaim sebagai pemilik lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tambaagung Barat, Kecamatan Ambunten, pada Senin (26/07) pagi, menyegel sekolah tersebut dengan memasang bambu diikat kawat, yang ditaruh di pintu masuk sekolah. Aksi penyegelan itu, mengakibatkan 132 siswa terlantar dan terpaksa harus belajar dirumah warga. karena pintu sekolah ditutup dan diberi tulisan ‘Sebelum ada kejelasan nasib saya, jangan di buka dulu, sudah 5 tahun saya menunggu’. Mursidi mengatakan, dirinya kecewa terhadap janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, untuk mengangkatnya sebagai PNS. “Sejak tahun 2005 saya menunggu janji itu, namun kenyataannya hingga tahun 2010 ini, Pemkab belum juga memenuhi janjinya, sehingga siapa pun nekat segel sekolah tersebut. Ini bentuk kekecewaan saya terhadap Pemkab,”kata Mursidi, pada wartawan di depan SDN Tambaagung Barat, Ambunten, Sumenep, Senin (26/07). Ia mengungkapkan, pihaknya tidak akan membuka segel tersebut, sampai Pemkab Sumenep memenuhi janjinya. Sementara, para siswa SDN Tambaagung Barat, meminta pemilik lahan dan Pemerintah Kabupaten Sumenep, segera menyelesaikan persoalan sengketa lahan tersebut, karena mereka ingin kembali belajar di dalam kelas. ( Nita, Esha )