Media Center, Kamis ( 06/09 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menggelar Festival Topeng Dalang dalam rangka kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep atau Visit Sumenep 2018.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si mengatakan, pihaknya menggelar Festival Topeng Dalang untuk memberikan ruang kreatifitas pelaku topeng dalang sebagai kesenian lokal masyarakat, sekaligus sebagai upaya pelestarian salah satu budaya klasik masyarakat Sumenep.
“Kami berharap topeng dalang jangan hanya tinggal catatan sejarah, bahkan jangan sampai tergerus globalisasi, sehingga dengan festival itu memupuk kembali gairah pelaku seni topeng dalang di Kabupaten Sumenep.” tegasnya.
Dia mengakui, melalui Festival Dalang lahir regenerasi pelaku kesenian topeng dalang, agar terus berkembang dan terus maju, bahkan kesenian topeng dalang kembali berjaya di tingkat dunia seperti beberapa tahun lalu.
“Kami bertekad agar topeng dalang Sumenep bisa berjaya kembali dengan tampil di tingkat dunia seperti pada tahun 1980-an semisal Eropa, Amerika, Belgia, Belanda, Jepang dan Jerman.” imbuhnya.
Pelaksanaan Festival Topeng Dalang sebagai rangkaian kegiatan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep 2018, dijadwalkan selama 2 hari sejak Jum’at, 07 September hingga Sabtu, 08 September 2018 di areal Lapangan Giling Kecamatan Kota Sumenep.
Sufiyanto menambahkan, tempat pelaksanaannya sengaja di Lapangan Giling sebagai wujud bahwa kegiatan Visit Sumenep 2018, selain sebagai atraksi wisata untuk mempromosikan potensi wisata, juga untuk memberikan dampak ekonomi kepada Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang membuka usahanya di lokasi festival tersebut.
“Pemerintah Daerah menghendaki setiap Kegiatan Tahun Kunjungan Wsiata Sumenep memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, sebab kegiatan wisata itu ujung-ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha kreatifnya di sektor pariwisata.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )