Sumenep-Infokom News Room : Memasuki pergatian tahun baru Islam 1427 Hijriyah ini harus bisa disikapi secara bijaksana oleh semua komponen pemerintah, bahkan selayaknya jika semua komponen pemerintah itu memanfaatkan pergantian tahun baru Islam ini sebagai sarana pertobatan. Saran tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam acara syukuran dan doa bersama menyambut pergantian tahun Islam 1427 Hijriyah di Pendopo Agung Sumenep, Senin sore (30/01). Menurut Bupati, meski jaman terus bergulir, namun bagaimanapun juga dalam melaksanakan amanah tidak menutup kemungkinan menuai kesalahan yang sejatinya merugikan masyarakat. Namun Bupati mengingatkan, amal yang bermanfaat bagi masyarakat untuk dapatnya dipertahankan dan dikembangkan. Bupati mengingatkan, sebagai ummat muslim yang selalu diberi kenikmatan dan belas kasih oleh Allah SWT, wajib kiranya untuk disyukuri, hanya saja Bupati menekankan, rasa syukur itu tidak dilakukan ketika Allah SWT memberikan musibah kepada hambanya. Selain itu Bupati berharap, di tahun baru Islam ini semua pihak mau menyadari, bahwa salama ini tidak ada hamba yang paling suci, sehingga tidak pantas apabila mencari kesalahan orang lain. Acara yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB itu selain dihadiri Muspida juga melibatkan semua elemen masyarakat, baik dari kalangan Ulama, Organisasi Islam, Birokrasi dan Tokoh Masyarakat. ( Yasik, Esha )