Media Center, Selasa ( 24/10 ) Pada musim produksi garam tahun 2018, PT Garam (Persero) menargetkan bisa berproduksi sebanyak 400.000 ton.
“Mudah-mudahan cuaca tahun depan
bersahabat atau normal, sehingga target itu bisa tercapai,"kata Direktur
Utama (Dirut) PT Garam (Persero), Budi Sasongko, Selasa (24/10).
Menurutnya,
ada 3 skenario musim yang mempengaruhi target produksi garam, yakni
cuaca tidak normal, cuaca setengah normal, dan cuaca normal.
"Target
400.000 ton itu bisa terpenuhi, jika tidak ada hujan selama masa
produksi garam, baik untuk kebutuhan garam konsumsi maupun
industri,”paparnya.
Luas lahan yang dimiliki PT Garam sekitar 5.600
hektare. Lahan tersebut berada di Sumenep, Pamekasan,
dan Sampang, serta di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
“Dari 5.600
hektare itu yang kami manfaatkan untuk produksi garam seluas 4.500
hektar. Sedangkan sisanya berupa fasilitas pendukung, seperti kantor,
gudang, dan jalan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )