Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-12-2010
  • 604 Kali

Susur Bukit Dan Sungai Dalam Ekpedisi Raimuna Cabang

News Room, Selasa ( 28/12 ) Bukan kegiatan Pramuka namanya, jika tidak menantang, penuh rintangan serta melalui medan yang sulit, ditengah hutan dan menyusuri sungai. Dalam serangkaian kegiatan Perkemahan Raimuna Cabang Gerakan Pramuka Sumenep yang digelar sejak 25 hingga 28 Desember 2010, hari ini betul-betul ingin memberikan kesan tersendiri. Sebanyak 450 peserta Pramuka Penegak dan Pandega diberangkatkan sejak pagi dari Bumi Perkemahan Lapangan Tembak Desa Pamolokan menuju Desa Kebunan yang melewati lahan hutan dan sungai. Kemudian memutar kearah utara dan ketimur mengitari lahan perbatasan Desa Pamolokan hingga kembali ke Bumi perkemahan Raimuna. Seksi Giat Raimuna, Jonsi Silahoya yang juga Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Sumenep menjelaskan, kegiatan Ekspedisi Raimuna, susur bukit dan susur sungai memang dikemas menantang, alami dan penuh dengan berbagai kegiatan menarik di beberapa pos yang sudah ditentukan. “Kegiatan yang paling berat memang saat melakukan susur sungai, apalagi bersamaan musim hujan saat ini sehingga sungai sulit dilewati karena cukup dalam dan deras,”ujarnya. Namun, pihaknya sengaja mempersiapkan tali tambang untuk membantu peserta melewati sungai dengan aman dan terarah. Sementara, susur bukit juga tidak kalah menantangnya, meskipun sebagian tim peserta kehilangan arah, namun pada akhirnya mereka juga sampai dengan selamat ke Bumi Perkemahan. Disamping itu, kegiatan yang dilaksanakan selama perjalanan peserta harus cermat dan bersahaja, karena harus berhadapan dengan kegiatan out bond dan out game. Yang jelas, rasa capek dan lesu akan terobati dengan tetap melaksanakan kegiatan yang menarik dan mengandung nilai pendidikan. Sementara salah seorang peserta dari Gudep Racana STKIP PGRI Sumenep, Putri Dewi mengaku sangat terkesan dengan tantangan dan rintangan yang harus dihadapi dalam melaksanakan kegiatan ekspedisi Raimuna, susur bukit, susur sungai serta kegiatan out bond lainnya. “Sebenarnya kami juga sering melaksanakan kegiatan seperti itu, namun baru kali ini medan yang kita lalui betul-betul memerlukan stamina dan kecerdasan dalam bertindak,”tegasnya. Sebab, jika tidak berpikir cerdas maka akan sulit menentukan arah maupun keputusan, yang akhirnya akan berdampak salah arah dan mungkin bahaya di depan mata. Namun, upaya panitia betul-betul maksimal menguasai medan, sehingga para peserta tetap bisa kembali dengan selamat. “Semoga kegiatan berikutnya akan terus menantang dan selalu up to date, karena kegiatan Pramuka memang dialam terbuka dan selalu harus ada yang baru agar tidak membosankan,”tambahnya. Sementara itu, kegiatan Perkemahan Raimuna akan berakhir sore ini, yang akan ditandai dengan Upacara penutupan yang dipimpin langsung Ketua Kwarcab Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM beserta seluruh jajarannya, untuk mengucapkan “Sayonara” peserta Raimuna. ( Ren, Esha )