News Room, Selasa ( 14/04 ) Surat suara di 8 kotak hasil Pileg 9 April lalu, di wilayah kepulauan Sapeken dinyatakan hilang, setelah saksi dan kader partai politik setempat melakukan pengecekan, sehingga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sapeken (Pulau Sapeken) Kabupaten Sumenep, dikecam semua pihak. Akibatnya, sejumlah partai politik, seperti Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN) melaporkan temuan tersebut pada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Pihak Panwas dan PPK setempat juga belum memberi keterangan terhadap raibnya surat suara tersebut, sehingga penghitungan manual yang seharusnya dimulai sejak pagi, ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan. Salah seorang kader partai Gerindra, Kecamatan Sapeken, Joni, mengatakan, surat suara yang seharusnya diselamatkan itu, kini raib dan tinggal kotaknya. Bahkan, pihak penyelenggara Pileg juga tidak bertanggungjawab dengan kejadian tersebut. â€ÂKinerja PPK dan perangkatnya kebawah tidak bisa ditoleransi lagi, selain ditemukan kotak suara yang tidak digembok, ternyata surat suara di 8 kotak juga hilang,â€Âkata Joni, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (14/04). Sebanyak 8 kotak yang tidak ada isinya itu dalam posisi digembok dan diamankan di Kantor Kecamatan Sapeken. Kemudian, saksi dan kader Parpol tetap menolak rekapitulasi dilanjutkan, sebelum ada kepastian penyelesaian dugaan kecurangan yang terjadi di sejumlah TPS di Pulau Sapeken. Sementara itu, anggota KPU Kabupaten Sumenep, Jazuli Mudhar membenarkan jika penghitungan manual di PPK Sapeken dihentikan, karena PPK mendapat tekanan dari saksi dan kader parpol. â€ÂPenghitungan manual di tingkat PPK Sapeken memang dihentikan, sampai menunggu situasi benar-benar kondusif, karena situasinya masih memanas,â€Âterang Jazuli pada wartawan di kantornya, Sumenep, Selasa (14/04). Jazuli menerangkan, untuk sementara waktu, pihaknya hanya bisa meminta kepada anggota PPK Sapeken, agar menahan diri, supaya tidak bertindak gegabah, sebelum ada rekomendasi dari Panwascam Sapeken. â€ÂKami meminta PPK agar berdiam diri dulu, sambil menunggu rekomendasi dari Panwascam setempat, untuk menentukan langkah apa yang harus dilakukan PPK,â€Âujarnya. ( Nita, Esha )