Sumenep-Kominfo News Room : Kelangkaan minyak tanah yang terjadi diberbagai daerah, kini mulai merambah ke daerah di Kabupaten Sumenep. Buktinya, masyarakat saat ini merasakan sangat kesulitan untuk mendapatkan minyak tanah, padahal suplay minyak tanah untuk masyarakat itu tidak ada pengurangan dari Pertamina. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos menuturkan, suplay minyak tanah dari Pertamina ke Sumenep, setiap harinya tidak ada pengurangan, dimana setiap hari Pertamina mensuplay 65.000 liter minyak tanah. Kelangkaan minyak tanah akhir-akhir ini penyebabnya kebutuhan minyak tanah yang semakin tinggi, karena masyarakat tidak hanya menggunakan minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga saja, tetapi seiring kenaikan BBM, masyarakat justru menggunakan minyak tanah untuk kepentingan lain, semisal untuk campuran bahan bakar perahu, diesel dan mobil. H. Achmad Sadik menuturkan, upaya mengantisipasi kelangkaan minyak tanah, pihaknya telah berupaya ada penambahan kuota minyak tanah, namun yang terpenting masyarakat saat ini menghemat pengguanan minyak tanah tersebut. H. Achmad Sadik menuturkan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan menagadakan pertemuan dengan Tim Kelangkaan BBM Kabupaten Sumenep guna mengambil langkah selanjutnya, namun yang pasti pihaknya akan melakukan pengawasan di 14 agen dan 133 pangkalan minyak tanah, baik daratan maupun kepulauan dalam rangka stabilisasi kebutuhan minyak tanah. ( Yasik, Esha )