News Room, Kamis ( 30/06 ) Persiapan Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) di Kabupaten Sumenep tahun 2011 diharapkan lebih dapat menyentuh masyarakat ditingkatan paling bawah. Sehingga pemberdayaan masyarakat betul-betul dirasakan dan dinikmati masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PU. Cipta Karya Dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Drs.Ec. Moh. Zain. Saleh, M.Si pada rapat persiapan pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan di Ruang pertemuan kantor setempat, Kamis (30/06). “Dari hasil pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan tahun-tahun sebelumnya yang sudah bagus hendaknya terus ditingkatkan.”Ujarnya. Karena itu Zain berharap kepedulian dari para relawan dimasing-masing Desa dan Kelurahan khususnya di Kecamatan Kota dan Kalianget sebagai penerima PNPM Mandiri Perkotaan, hendaknya dapat ditingkatkan lagi, baik dari sisi pengelolaan, pemberdayaan masyarakat hingga pada pemanfaatannya. Sementara itu Askot Community Development (CD) Sumenep, Musfar Aries Eka, S.TP ditempat yang sama mengungkapkan, pada progres pemanfaatan BLM 2010 dan pengukuran kinerja Sekretariat dan UPK BKM/LKM di Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget cukup bagus. Terbukti, dari 23 Kelurahan dan Desa semua dapat pelaksanaan program dengan baik meskipun ada pula salah satu desa, yakni Desa Bangkal Kecamatan Kota yang dalam perbaikan pelaksanaannya karena ditemukan masih terjadi pelaksanaan yang dianggap belum terpenuhi dari hasil Audit Kantor Inspektorat Kabupaten Sumenep. “Saat ini sudah dalam pelaksanaan perbaikan penambahan volume pembangunan dan diharapkan nantinya sudah bisa dianggap memenuhi dan bisa melaksanakan program berikutnya.”Tambahnya. Karena itu tegas Aries, pihaknya akan terus berupaya mendorong peningkatan kapasitas LKM hingga KSM di Desa dan Kelurahan. Disamping itu perlu adanya stategi sinergi program pemberdayaan masyarakat ini utamanya dengan SKPD yang ada. ( Ren,y02k )