Media Center, Jumat ( 23/03 ) Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi bersama Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan I tahun 2018 di Nusa Dua Convention Center, Kawasan Terpadu IDTC NW/1 Nusa Dua Badung, Bali.
Wakil Bupati Achmad Fauzi mengatakan, Disbudparpora Sumenep salah satu Kabupaten di Jawa Timur yang mendapat kehormatan mengikuti Rakornas Kepariwisataan itu.
“Kami bersyukur mendapat undangan Kementerian Pariwisata, ini menunjukkan keseriusan kita (Pemkab Sumenep) untuk mengembangkan wisata, sehingga menjadi salah satu Kota Wisata di Jawa Timur,” tegasnya Jumat (23/03).
Wakil Bupati menyatakan, melalui Rakornas itu, guna mensukseskan pengembangan destinasi wisata di Sumenep, harus dilakukan 3-A, yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Untuk melengkapi komponen 3-A itu, Kabupaten Sumenep untuk sementara hanya bisa melakukan atraksi dan aksesibilitas dalam rangka menyukseskan destinasi wisata, karena sudah ada sarana dan prasarananya.
“Salah satu contoh untuk aktraksinya di Gili Iyang yang tidak perlu ragu dan bisa termasuk kategori sebagai destinasi Wisata Kelas Dunia dengan gelar “Pulau Oksigen” karena memiliki kandungan oksigen tertinggi di Indonesia sebagai wisata kesehatan,” imbuhnya.
Sedangkan dari sisi aksesibilitas sudah ada Bandara Trunojoyo yang saat ini sudah ada penerbangan pesawat komersial, sehingga dengan sarana transportasi udara, memudahkan wisatawan berkunjung ke Sumenep.
“Namun, kalau kami berbicara mengenai amenitas seperti hotel berbintang 3 dan resort, masih dalam proses. Yang jelas, kami berupaya untuk penginapan pengunjung memanfaatkan rumah penduduk lokal sebagai hotel, supaya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor wisata,” imbuh pengusaha muda sukses ini.
Rakor Kepariwisataan Nasional itu digelar oleh Kementerian Pariwisata RI dengan tema “Destinasi Digital dan Nomadic Tourism” dilaksanakan tanggal 22 hingga 23 Maret 2018, dihadiri 34 Bupati/Walikota, dan 29 Dinas Pariwisata se Indonesia. Dari 29 Dinas Pariwisata se Jawa Timur yang mengikuti Rakornas itu, yakni Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Banyuwangi.
Wakil Bupati mengungkapkan, salah satu solusi menyukseskan wisata melalui Digital Destination and Nomadic Tourism untuk mengikuti perkembangan jaman era digital.
“Dari acara Rakornas I 2018 ”Destinasi Digital dan Nomadic Tourism” targetnya yakni terbentuknya 100 destinasi digital di 34 Provinsi,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )