News Room, Kamis ( 26/07 ) Potensi tanaman agribis di Kabupaten Sumenep cuku bagus, sehingga diharapkan para petani dapat memanfaatkan peluang tersebut, karena hasilnya cukup berpotensi untuk dijadikan produk olahan. Terbukti Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep setiap tahun menggelar hasil produk olahan yang berbahan baku tanaman holtikultura dan biofarmaka. Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang Agribis Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumenep, Ir. Hafi kepada News Room, Kamis (26/07). Menurutnya, setiap tahun instansinya menggelar produk olahan dengan jenis bahan baku bervariasi, seperti umbi-umbian, labu dan berbagai jenis tanaman lainnya. “Seperti halnya yang dilaksanakan tahun ini dengan gelar produk olahan berbahan baku labu kuning dan kemungkinan untuk tahun depan dengan jenis berbeda.”ujarnya. Dijelaskan, dipilihnya bahan baku yang memenag banyak terdapat di sejumlah wilayah di Sumenep. Seperti halnya jenis labu banyak terdapat di Kecamatan Talango, Batang-batang, Dungkek, Gapura dan di sejumlah Kecamatan lainnya juga ada meskipun kapasitasnya tidak sebanyak di 4 Kecamatan tersebut. Karena itu, pihaknya juga melakukan berbagai kegiatan berupa pelatihan produk olahan, worshob dan kegiatan lainnya yang diharapkan dapat memebrikan pengertian kepada masyarakat petani untuk melakukan penanaman jenis Holtikultura dan Biofarmaka. “Sebab, saat ini potensi makanan produk olahan banyak dimintai masyarakat, sehingga menjadi potensi kuliner di Sumenep.”tambahnya. ( Ren, Esha )