Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-07-2021
  • 649 Kali

Sumenep Alami Deflasi Di Bulan Juni Sebesar -0,58 Persen

Media Center, Kamis ( 01/07 ) Pada bulan Juni 2021, Jawa Timur, termasuk  Kabupaten Sumenep mengalami deflasi. Untuk Sumenep deflasinya sebesar -0,58 persen.

Angka deflasi Kabupaten yang dikenal dengan Kota Keris ini di atas angka deflasi Jawa Timur dan Nasional yang berada di angka -0,14 persen dan -0,16 persen.

"Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian indeks kelompok pengeluaran," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Syaiful Rahman, SE, MT, Kamis (01/07/2021).

Ada 2 kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -2,06 persen; dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,57 persen.

Kemudian 5 kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,83 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,22 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,19 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,12 persen; dan kelompok transportasi sebesar 0,01 persen.

Adapun 4 kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok kesehatan; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya; dan kelompok pendidikan.

"Komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi Sumenep di bulan Juni 2021 yaitu daging ayam ras, cabai rawit, cabai merah, beras dan tomat," tuturnya.

Adapun sebaliknya komoditas utama yang memberikan andil inflasi adalah emas perhiasan, bayam, telur ayam ras, kontrak rumah dan ikan teri.

Syaiful juga mengungkapkan, penghitungan angka inflasi bulanan di 8 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Jawa Timur selama bulan Juni 2021, sebagian besar kota IHK di Jawa Timur mengalami deflasi kecuali Kota Malang.

"Inflasi tertinggi terjadi di Kota Malang sebesar 0,08 persen dan yang terendah terjadi di Sumenep yang mengalami deflasi sebesar -0,58 persen," ungkapnya.

Sedangkan tingkat inflasi tahun kalender (Januari – Juni) 2021 sebesar 0,56 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2021 terhadap Juni 2020) sebesar 1,81 persen. ( Nita, Fer )