News Room, Kamis ( 01/01 ) Dengan krisis ekonomi global selama 2 tahun ke depan masih terasa, dari itu PKP-RI Daya Karya Kabupaten Sumenep, hendaknya hati-hati dalam bermain suku bunga guna menjaga kestabilan Koperasi. Sekretaris GKP-RI Propinsi Jawa Timur, Drs. Ec. Sugeng ketika memberikan pengarahan pada acara Rapat Anggota Rencana Kerja dan RAPB tahun buku 2009 mengungkapkan, PKP-RI Daya Karya untuk lebih kuat lagi, supaya melakukan kegiatan usaha dan terobosan yang mendapat dukungan dari para anggotanya. Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Ir. Salimin Saat Wachdin, MM saat membuka acara tersebut mengatakan, pelaku ekonomi di Indonesia antara lain Koperasi, BUMN/BUMD dan pihak swasta, namun yang masih akses hingga saat ini, yakni Koperasi sebagai sokoguru perekonomian. Oleh karena itu diharapkan kepada pengurus PKP-RI Daya Karya dalam usahanya bukan hanya bergerak dibidang simpan pinjam saja akan tetapi bisa dikembangkan lagi dengan kegiatan seperti pengadaan angkutan perkotaan (Angkot). Pemandangan umum dipimpin Ketua PKP-RI Daya Karya Drs. H. Sachlan Effendi, M.Si memutuskan sejak tahun 2009 menurunkan suku bunga dari 1,25 persen menjadi 1 persen untuk anggota, sedangkan peminjam diluar anggota, suku bunga tetap sebesar 1,25 persen. Usai rapat anggota, acara dilanjutkan dengan pengesahan Rencana Kerja dan RAPB tahun buku 2009 berlangsung di ruang pertemuan PKP-RI Daya Karya, Rabu pagi kemarin (31/12). ( Juf, Esha )