News Room, Kamis ( 04/02 ) Ketersediaan stock darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sumenep belakangan ini kosong. Di bank penyimpanan darah PMI Sumenep tidak ada satupun stock kantong darah. Ketua Umum PMI Cabang Sumenep, Drs. H. Kurniadi Wijaya, M.Si mengatakan, saat ini memang ketersediaan stock darah sudah habis, sehingga tidak ada satupun stock darah yang tersisa di bank darah PMI. Meski pihaknya kekosongan stock darah, namun masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan darah, sebab jika ada kebutuhan yang mendesak, masyarakat membawa pendonor darah sendiri. â€ÂBiasanya masyarakat yang membutuhkan darah membawa keluarganya untuk dijadikan pendonor, namun jika masyarakat yang mmebutuhkan tidak mempunyai pendonor, pihaknya memang menyediakan 300 orang pendonor pasif yang sewaktu-waktu siap panggil sebagai pendonor darah. Kebutuhan darah di PMI setiap bulan berkisar antara 300 hingga 400 kantong darah,â€Âtegasnya. H. Kurniadi Wijaya menyatakan, kosongnya ketersediaan stock darah itu akibat masih minimnya masyarakat yang mendonorkan darahnya, padahal pihaknya sudah melakukan sosialissi, baik ditingkat Kabupaten maupun di Kecamatan. â€ÂBahkan Bupati Sumenep menginstruksikan Pegawai Negeri Sipil untuk ikut aktif mendonorkan darahnya, utamanya pada hari-hari peringatan nasional, seperti Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN),â€Âungkapnya. ( Yasik, Esha )