Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-06-2012
  • 630 Kali

Sosialisasi Minyak Dan Gas Diwarnai Aksi Demo

News Room, Jumat ( 15/06 ) Sosialisasi pengeboran sumur minyak dan gas (migas) oleh PT. Hunsky Cnooc Oil di Kabupaten Sumenep, pada Jumat (15/06) siang, diwarnai aksi demo puluhan aktivis yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) setempat, di depan Hotel Utami Sumekar, yang dijadikan lokasi berlangsungnya sosialisasi migas. Mereka menolak dan ingin membubarkan sosialisasi migas tersebut, karena dianggap menyengsarakan warga Kepulauan Sumenep, utamanya Raas. Bahkan, aksi para aktivis itu memancing emosi aparat kepolisian, dan sempat terjadi kejar-kejaran antara pendemo dengan polisi, setelah pendemo membakar ban dan dilempar ke petugas yang berjaga didepan lokasi. Lemparan bola api itu, membuat barisan polisi kocar kacir, sehingga sebagain aktivis berhasil masuk halaman hotel utami sumekar. Akibatnya, 2 aktivis diamanakan petugas kepolisian. Korlap aksi, Eko Wahyudi, menjelaskan, aksi ini sebagai bentuk protes atas diselenggarakannya sosialisasi migas oleh PT. Hunsky Cnooc Oil. “Kami memang menolak eksplorasi migas di Sumenep, karena selama ini tidak pernah memberikan kontribusi jelas pada warga setempat, baik pendidikan maupun pembangunan. Kami sengaja ingin membubarkan sosialisasi tersebut,”kata Eko, disela-sela orasinya di depan Hotel Utami Sumenep, Jumat (15/06). Para aktivis FKM tersebut terus melakukan orasi meminta dihentikannya sosialisasi migas oleh PT. Hunsky Cnooc Oil. Bahkan, mereka juga meminta aparat kepolisian untuk mengembalikan dua aktivis yang diamankan tersebut. Meski terjadi aksi unjuk rasa oleh aktivis FKM, namun sosialiasi migas tetap berlangsung. Sesuai informasi yang dihimpun, PT. Hunsky Cnooc Oil itu, akan melakukan pengeboran sumur di perairan Raas, Kabupaten Sumenep. ( Nita, Esha )