News Room, Rabu ( 28/01 ) Masih minimnya masyarakat yang mendaftar sebagai anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah dimulai 1 Januari 2014, perlu terus dilakukan kepada sejumlah masyarakat di berbagai lintas sektor. Salah satunya yang dilakukan kepada para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PUD) di Kecamatan Kota Sumenep.
Kepala Operasional BPJS Sumenep, Endang Lilis saat Pembinaan Lintas bagi Sektoral Guru PAUD Kecamatan Kota yang dilaksanakan Pusat Kegiatan Guru (PKG) Kecamatan Kota, di Aula Dinas Kominfo Sumenep, Rabu (28/01) berharap melalui sosialisasi JKN diharapkan masyarakat semakin banyak yang mengetahui apa itu JKN.
“Sebab, selama ini masih banyak masyarakat yang belum paham betul terhadap program JKN, sehingga perlu diberikan pemahaman yang benar,”ungkapnya.
Diakui, kurangnya respon masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta JKN, hal tersebut juga disebabkan belum terealisasinya sosialisasi tentang BPJS Kesehatan kepada seluruh masyarakat secara umum.
Selain itu, menurut Endang tingkat kesadaran akan pentingnya kesehatan di Sumenep masih minim. Bahkan, masyarakat baru menyadari pentingnya terdaftar sebagai peserta BPJS ketika sedang mengalami sakit dan berobat ke rumah sakit.
“Melalui sosialisasi, ke depan diharapkan pendaftar BPJS akan mengalami peningkatan, sebab pada 2019 mendatang semua orang harus terdaftar,”tambahnya. ( Ren, Esha )