News Room, Senin ( 21/07 ) Dilaksanakannya sosialisasi akreditasi kepada para pengelola sekolah di Sumenep mendapat tanggapan positif Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si. Menurutnya, langkah Badan Akreditasi Propinsi Jatim kepada para pengelola sekolah itu merupakan hal yang bagus. Karena sebelum dilakukan akreditasi ke sekolah, sudah dilakukan sosialisasi oleh Tim Akreditasi Propinsi Jatim. â€ÂKita berharap dengan pembekalan ini, sekolah akan lebih siap melaksanakan akreditasi di tahun 2008 ini. Saya yakin dan optimis, akrediatasi tahun ini akan lebih baik dari sebelumnya,â€Âungkap H. Moh. Rais ketika ditemui News Room disela-sela kegiatan sosialisasi pengisian instrumen evaluasi bagi Kepala TK/RA dan SD/MI, serta SMP/M.Ts se Kabupaten Sumenep oleh Tim Badan Akreditasi Propinsi Jatim di Gedung Ki Hajar Dewantara Sumenep, Senin (21/07). Lebih lanjut H. Moh. Rais berharap, peserta yang mengiktui sosialisasi tersebut bisa mengisi dan evaluasi diri dengan baik, sesuai kondisi riil. Dan nantinya tidak ada kebohongan diantara sekolah, sehingga penilaian akan lebih obyektif. Sebab saat ini di Sumenep baru ada 60 sekolah, khususnya SD yang memiliki nilai A. Dan sekitar 200 sekolah lebih baru memiliki nilai B, bahkan sebagian C. Dengan sosialisasi menurut H. Moh. Rais juga akan mempermudah pihaknya dalam melakukan suatu kebijakan dalam pengembangan sekolah, baik pada tataran Tipe A,B dan C. Untuk yang memiliki nilai standar menurut H. Moh. Rais masih kecil, antara 20 hingga 30 sekolah. Memang, diharapkan nantinya semua memiliki Tipe A, setidaknya 75 persen dari semua sekolah yang mengusulkan. Sebab hal itu juga akan mempercepat mutu pendidikan di Kabupaten Sumenep. Salah satu komponen yang sangat mempengaruhi terhadap kwalitas sekolah dalam penilaian akreditasi menurut H. Moh Rais dapat dilihat dari kurikulum dan pembelajarannya, adminirasi dan menejemennya, organisasi dan kelembagaannya, sarana dan prarasa, ketenagaan, pembiayaan, kemudaian peserta didik, peran serta masyarakat dan lingkungannya. ( Ren, Esha )