Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-03-2017
  • 580 Kali

Solar Bersubsidi Di Pulau Masalembu Kian Langka

Media Center, Selasa ( 21/03 ) Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian langka. Kondisi ini menyebabkan nelayan di Kecamatan/Pulau Masalembu, kesulitan mendapatkan BBM tersebut.

"Harga BBM jenis premium antara Rp 10 hingga 15 ribu per-botol air mineral kemasan 900 mililiter, sedangkan BBM bersubsidi jenis solar mencapai Rp 8 ribu per-botol. Ini pun sulit didapat, baik agen maupun eceran,"kata salah seorang nelayan Masalembu, Arif.

Ia memperkirakan, melambungnya harga BBM akibat pengelolaan pendistribusian kepada warga tidak sesuai peraturan pemerintah. Mestinya, dari kapal tanker di drop kepada APMS, kemudian dijual oleh APMS melalui dispenser.

“Tapi kenyataannya pihak APMS saat ini masih mengutamakan sub agen, baru sub agen menjual kepada masyarakat. Sehingga harganyapun alami perbedaan,” jelasnya.

Menurutnya, di Kecamatan/Pulau Masalembu terdapat dua APMS yang lokasinya berbeda, satu APMS berada di Kampung Baru, satu APMS berada di Kampung Raas.

Setiap pengiriman, kata Arif, dua APMS mendapatkan jatah yang berbeda, untuk di Kampung Baru mendapatkan kuota sebesar 80 ton, sedangkan APMS di Kampung Raas mendapatkan jatah sebanyak 224 ton.

Sementara Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumenep, Affandi Maghrib, memebenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berlaku tahun ini, melainkan sudah biasa sejak beberapa tahun silam.

“Sudah hal biasa persoalan semcam itu,”jelasnya.( Nita, Esha )