Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-01-2010
  • 554 Kali

Soal Pemecatan Ketua DPC PD, Mufi Sikapi Dingin

News Room, Selasa ( 12/01 ) Beredarnya pemberitaan di media massa, baik cetak maupun elektronik, terkait pemberhentian Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep, H. Mufi Asmara yang digantikan PLT, Ahsanul Qosasi yang merupakan anggota DPR-RI dari Dapil Madura, ditanggapi dingin H. Mufi Asmara. Sebab, pihaknya merasa tidak perna ada masalah terkait kedudukannya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep, Namun pihaknya justeru tahu dari pengurus PD dan beberapa Ketua Partai lain serta kemudian ada pemberitaan dibeberapa media. "Saya heran sekaligus merasa aneh dengan adanya pemberitaan itu. Bahkan, sampai saat ini saya tidak pernah melihat secara langsung soal surat pemecatan dan penunjukan PLT itu. Seharusnya, jika itu benar kan mestinya surat datang ke kantor ini."ujar H. Mufi yang ditemui sejumlah wartawan di kantor DPC Partai Demokrat Sumenep tadi siang. Ditanya mengenai langka apa yang akan dilakukan terkait persoalan tersebut, H. Mufi enggan menanggapi serius soal pemecatannya dari Ketua Partai Demokrat Sumenep. Bahkan, dirinya mengaku sudah melakukan klarifikasi dengan pengurus DPP yang selama ini biasa menangani persoalan Partai Demokrat wilayah Jawa Timur. "Menurut Pak Anton (pengurus DPP) saya diharap diam saja dulu, sebab dia akan melakukan koordinasi dengan pengurus DPP lainnya soal mosi tidak percaya yang diajukan beberapa pengurus DPC dan PAC Partai Demokrat Sumenep ke DPW dan DPP, jadi saya diam saja mengikuti saran itu."ujar H. Mufi. Hanya saja, tegas Mufi, dirinya merasa tidak pernha dipanggil maupun diklarifikasi terkait pengaduan musi tidak percaya yang dilakukan teman-teman pengurus DPC PArtai Demokrat Sumenep lainnya. Kemudian, ketika tiba-tiba ada berita dari pasar dan orang-orang diluar Partai Demokrat, dia mengaku sangat menyayangkan hal itu. Menurutnya, ada indikasi kalau memang benar ada surat laporan mosi tidak percaya para pengurus DPC dan PAC Partai Demokrat Sumenep, pihaknya yakin itu dilakukan dengan rekayasa, dengan tanda tangan palsu dan sebagainya. Sebab, beberapa pengurus DPC dan PAC selama ini tetap solid dan tidak ada masalah. Bahkan, Mufi mengaku baru ada sekarang jika seorang ang menjabat di DPR-RI menjadi PLT DPC Partai Demokrat. Sebab, yang ada biasanya jika mendekati pelaksanaan Pilkada, anggota DPR RI yang menjabat sebagai Ketua DPC definitif itu digantikan PLT, agar dalam mengurusi Partai lebih maksimal. ( Ren, Esha )