News Room, Kamis ( 08/12 ) Setelah sebelumnya sempat diissukan terjadinya pemotongan Batuan Siswa Miskin (BSM) di SMP Negeri Rubaru, dengan alasan untuk perbaikan gedung dan pagar sekolah, akhirnya di klarifik pihak sekolah jika pemberian dana BSM tersebut tep diberikan sesuai peruntukannya kepada siswa penerima agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari. Kepala SMP N Rubaru, Drs. Sujibto, S.Pd kepada sejumlah wartawan tadi siang, Kamis (08/12) mengaku setelah melakukan rapat bersama akhirnya pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya dana BSM kepada para siswa penerima tanpa potongan apapun. “Meskipun sebelumnya sempat disepakati oleh para wali siswa untuk menmyisihkan sebagian dana itu untuk perbaikan gedung dan pagar, namun karena ternyata ada yang tidak setuju maka digagalkan,”ujarnya. Sebenarnya, pemberian BSM memang sengaja dilakukan secara bertahap, agar siswa betul-betul mempergunakan dana itu untuk keperluan belajarnya, sehingga bisa mengurangi beban siswa dalam memenuhi kebutuhan belajar, seperti buku dan sebagainya. Dijelaskan, sebanyak 75 siswa penerima BSM, sudah penuh menerima sebesar Rp. 550.000,00 per-siswa, yakni dengan dilakukan 3 tahap, pertama sebesar Rp. 400.000,00 kemudian Rp. 86.000,00 dan selanjutnya tahap ketiga sebesar Rp. 64.000.00 jadi total anggaran sebesar Rp. 41.250.000 sudah diberikan kepada siswa tanpa potongan sepersenpun. Pihaknya, berharap kedepan pelaksanaan KBM di SMP Negeri Rubaru dapat berjalan dengan baik, tanpa terganjal persoalan yang mengakibatkan kurang keharmonisan dalam pelaksanaan KBM, utamanya antara pihak sekolah dengan masyarakat. Sebelumnya, salah satu LSM membeberkan temuan di SMP Negeri Rubaru melakukan pemotongan pada penerima BSM masing-masing sebesar Rp. 150.000,00 yang dilakukan pada saat pertemuan dengan wali siswa yang sekaligus pemberian dana BSM. Bahkan, dimuat oleh salah satu media cetak terbitan Surabaya pada edisi awal Desember 2011 lalu. ( Ren, Esha )